Purbaya Yakin Pendapatan Pajak dan Cukai Naik Berkat Coretax

Manfaatkan kecerdasan buatan (AI) lewat sistem Coretax, Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa pede penerimaan negara 2026 bakal meroket.

oleh Maulandy Rizky Bayu KencanaDiterbitkan 27 Mei 2026, 12:50 WIB
Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa di Kantornya, Jumat (27/3/2026). Purbaya memastikan ekonomi Indonesia masih baik. (Liputan6.com/Gagas)

Liputan6.com, Jakarta - Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa optimistis penerimaan negara dari sektor pajak dan bea cukai bakal terus meningkat hingga akhir tahun ini. Berkat ditopang oleh pemanfaatan teknologi kecerdasan buatan (AI) seperti Coretax.

Menurut data terakhir yang dipegangnya, penerimaan negara terus bertumbuh. Adapun hingga April 2026, pendapatan negara mencapai Rp 918,4 triliun atau tumbuh 13,3 persen dari periode sama tahun sebelumnya.

Oleh karenanya, Purbaya meyakini pelaporan pajak dan bea cukai bakal terus meningkat hingga tahun-tahun berikutnya.

"Tadi pak Dirjen (Pajak) melaporkan, kelihatannya target tahun ini akan baik. Bea cukai juga akan bagus juga. Jadi, kita sudah melihat hasil dari proses restrukturisasi di Pajak dan di Bea Cukai. Jadi, akan bagus sekali tahun ini dan tahun ke depannya," ujarnya di Kantor Pusat DJP, Jakarta, Rabu (27/5/2026).

Menurut dia, itu bisa terjadi lantaran Kementerian Keuangan telah memanfaatkan AI dalam mendongkrak penerimaan negara. Sehingga penghitungannya lebih efisien daripada sebelumnya.

"Kalau anda lihat Coretax yang dulunya banyak diprotes. Sekarang juga masih ada protes, tapi sudah sedikit. Tapi kinerja Coretax bisa meningkatkan pendapatan dari pajak yang kurang, (menjadi) cukup signifikan," kata dia

"Karena dengan Coretax, semuanya dihitung hampir otomatis, jadi orang enggak bisa lari," tegas Purbaya.

 

Pengemplang Pajak Tak Bisa Kabur

Kanwil DJP Jawa Timur I, Kanwil DJP Jawa Timur II, dan Kanwil DJP Jawa Timur III memblokir ribuan rekening penunggak pajak pada 6-8 Mei 2026. (Dok DJP)

Melalui Coretax, Purbaya mengklaim para pengemplang pajak sudah tidak bisa lagi kabur lagi dari tanggung jawabnya.

"Berdasarkan SPT yang dimasukin, kalau saya punya penghasilan banyak dari kerja di sini, kerja di sana, nanti otomatis sudah masuk ke Coretax," ungkap dia.

"Jadi, hitungnya cuma sedikit. Dan kalau mau lari-lari, enggak bisa. Itu yang membuat pendapatan dari Coretax itu meningkat dibanding tahun sebelumnya cukup signifikan," dia menekankan.

 

Rekomendasi

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya