Liputan6.com, Tangerang: Nahas benar nasib Samhari, pekerja tekstil PT Huda Grupindo di kawasan Pamulang, Tangerang, Banten. Ia terpaksa harus dirawat di Rumah Sakit Fatmawati, Jakarta Selatan, lantaran kakinya tertembus peluru milik Surahman, anggota Brigade Mobil yang menjadi petugas keamanan di perusahaan tempatnya bekerja, Sabtu (28/2). Saat ini tersangka sudah ditahan.
Peristiwa itu terjadi Sabtu siang. Saat itu, Samhari dan karyawan lainnya sedang istirahat. Setelah makan, Samhari duduk-duduk santai bersama beberapa rekannya di depan pos keamanan perusahaan. Saat itu, datang Surahman. Anggota Brimob yang juga rekan korban itu lantas bercanda dengan mempermainkan senjata api. Namun nahas. Ketika pistol ditempelkan ke kaki Samhari, mendadak meletus. Peluru menembus kaki Samhari. "Saya kira nggak ada pelornya," ujar Samhari.(DEN/Joy Astro dan Gatot Sulistyo Budi)
Peristiwa itu terjadi Sabtu siang. Saat itu, Samhari dan karyawan lainnya sedang istirahat. Setelah makan, Samhari duduk-duduk santai bersama beberapa rekannya di depan pos keamanan perusahaan. Saat itu, datang Surahman. Anggota Brimob yang juga rekan korban itu lantas bercanda dengan mempermainkan senjata api. Namun nahas. Ketika pistol ditempelkan ke kaki Samhari, mendadak meletus. Peluru menembus kaki Samhari. "Saya kira nggak ada pelornya," ujar Samhari.(DEN/Joy Astro dan Gatot Sulistyo Budi)