Top 3 News: Komplotan Curanmor Jakbar Pakai Uang Hasil Kejahatan untuk Pesta Sabu

Top 3 news hari ini terkait polisi mengungkap lima anggota komplotan spesialis curanmor yang ditangkap di Kalideres, Jakarta Barat.

oleh Devira PrastiwiPramita TristiawatiAdy AnugrahadiDiterbitkan 27 Mei 2026, 08:30 WIB
Polisi mencari senjata api yang diduga hilang milih anggota Polda Lampung Brigpol Arya Supena yang tewas ditembak komplotan pelaku curanmor. (Liputan6.com/Ardi Munthe)

Liputan6.com, Jakarta - Top 3 news hari ini terkait polisi mengungkap lima anggota komplotan spesialis pencurian sepeda motor (curanmor) yang ditangkap di Kalideres, Jakarta Barat (Jakbar) menggunakan uang hasil penjualan motor curian untuk membeli sabu.

Menurut Kapolsek Kalideres Kompol Rihold Sihotang, motor hasil curian dijual dengan harga bervariasi, mulai dari Rp 3 juta hingga Rp 4 juta per unit tergantung kondisi dan jenis kendaraan.

Rihold mengatakan, kasus itu terungkap setelah polisi menerima laporan warga terkait aksi pencurian sepeda motor pada 22 April 2026 lalu.

Sementara itu, dua aksi demonstrasi dijadwalkan berlangsung di wilayah Jakarta Pusat pada Selasa 26 Mei 2026. Aksi tersebut diperkirakan akan melibatkan massa dari sejumlah kelompok.

Kasi Humas Polres Metro Jakarta Pusat Iptu Erlyn Sumantri mengatakan, demo pertama terjadi digelar oleh Aliansi Masyarakat Pecinta Polri di depan Gedung DPR/MPR, Senayan.

Lalu, demonstrasi kedua digelar di Kantor BGN di Jalan Kebon Sirih, Menteng, oleh Aliansi Mahasiswa Pemerhati Bangsa.

Berita terpopuler lainnya di kanal News Liputan6.com adalah terkait warga Pamulang, Tangerang Selatan (Tangsel), Irfani tega membunuh ibu kandungnya yang sudah lansia, 64 tahun. Polisi mengungkap motif pria berusia 36 tahun itu menghabisi nyawa korban karena ingin menguasai warisan rumah.

Kapolsek Pamulang AKP Galuh Febri Saputra mengungkapkan, awalnya memang pelaku berpura-pura histeris dan meminta tolong ke Ketua RT di rumahnya. Namun, saat olah TKP dan penyelidikan awal, didapati anak kandung korbanlah yang tega membunuh ibu kandungnya.

Menurut polisi, niat tersebut bahkan sempat diutarakan pelaku kepada temannya bernama Iwan sekitar sepekan sebelum kejadian. Meski saat itu tidak dianggap serius, pelaku diduga benar-benar melaksanakan niatnya.

Berikut deretan berita terpopuler di kanal News Liputan6.com sepanjang Selasa 26 Mei 2026:

1. Komplotan Curanmor Jakbar Pakai Uang Hasil Kejahatan untuk Pesta Sabu

Jumpa pers pengungkapan kasus pencurian sepeda motor oleh komplotan spesialis di Polsek Kalideres, Jakarta Barat, Senin 25 Mei 2026. (Antara)

Polisi mengungkap lima anggota komplotan spesialis pencurian sepeda motor (curanmor) yang ditangkap di Kalideres, Jakarta Barat (Jakbar) menggunakan uang hasil penjualan motor curian untuk membeli sabu.

Menurut Kapolsek Kalideres Kompol Rihold Sihotang, motor hasil curian dijual dengan harga bervariasi, mulai dari Rp 3 juta hingga Rp 4 juta per unit tergantung kondisi dan jenis kendaraan.

"Beberapa tersangka mengungkap bahwa hasil penjualan ini (sepeda motor curian) digunakan untuk membeli obat-obat serta sabu, narkotika," ujar Rihold dalam jumpa pers di Jakarta, Senin 25 Mei 2026 melansir Antara.

Dia mengatakan, kasus itu terungkap setelah polisi menerima laporan warga terkait aksi pencurian sepeda motor pada 22 April 2026 lalu.

 

Selengkapnya...

2. Dua Demo Digelar di Jakarta Hari Ini, Waspadai Lalu Lintas di Senayan dan Menteng

Presiden Konfederasi Serikat Pekerja Indonesia (KSPI), Said Iqbal tiba di lokasi demo buruh hari ini, Kamis (28/8/2025). 

Dua aksi demonstrasi dijadwalkan berlangsung di wilayah Jakarta Pusat pada Selasa 26 Mei 2026. Aksi tersebut diperkirakan akan melibatkan massa dari sejumlah kelompok.

Kasi Humas Polres Metro Jakarta Pusat Iptu Erlyn Sumantri mengatakan, demo pertama terjadi digelar oleh Aliansi Masyarakat Pecinta Polri di depan Gedung DPR/MPR, Senayan.

Sementara itu, demonstrasi kedua digelar di Kantor BGN di Jalan Kebon Sirih, Menteng, oleh Aliansi Mahasiswa Pemerhati Bangsa.

"Pelayanan aksi unjuk rasa wilayah Jakarta Pusat mengerahkan 584 personel gabungan," kata Erlyn dalam keterangannya.

 

Selengkapnya...

3. Motif Anak Bunuh Ibu di Pamulang Terungkap, Bikin Sandiwara ke Pak RT

Anak Kandung Pukul Ibu Pakai Setrika Hingga Tewas, Langsung Teriak Tolong

Warga Pamulang, Tangerang Selatan (Tangsel), Irfani tega membunuh ibu kandungnya yang sudah lansia, 64 tahun. Polisi mengungkap motif pria berusia 36 tahun itu menghabisi nyawa korban karena ingin menguasai warisan rumah.

Kapolsek Pamulang AKP Galuh Febri Saputra mengungkapkan, awalnya memang pelaku berpura-pura histeris dan meminta tolong ke Ketua RT di rumahnya. Namun, saat olah TKP dan penyelidikan awal, didapati anak kandung korbanlah yang tega membunuh ibu kandungnya.

"Pelaku diduga dengan sengaja melakukan penganiayaan berat terhadap korban yang merupakan ibu kandungnya sendiri dengan tujuan untuk menguasai harta warisan berupa rumah yang ditempati korban dan pelaku," ujar Kapolsek.

Menurut polisi, niat tersebut bahkan sempat diutarakan pelaku kepada temannya bernama Iwan sekitar sepekan sebelum kejadian. Meski saat itu tidak dianggap serius, pelaku diduga benar-benar melaksanakan niatnya.

 

Selengkapnya...

Rekomendasi

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya