Liputan6.com, Tuban: Mantan Presiden Abdurrahman Wahid menyatakan tidak berbicara masalah politik dengan Jenderal Purnawirawan TNI Wiranto dalam pertemuan di Pondok Pesantren Langitan, Tuban, Jawa Timur. "Nggak ada. Namanya orang, cerita soal Akbar Tandjung," kata Gus Dur di Tuban, Selasa (17/2).
Di bagian lain, Gus Dur menilai sikap Pengurus Besar Nahdlatul Ulama yang memperingati Pengurus Wilayah NU Jatim kurang bijaksana. Sebelumnya PWNU menyerukan warga Nahdliyin memilih Partai Kebangkitan Bangsa dalam pemilihan umum mendatang. "Warga NU nggak nurut sama pengurus," ujar bekas Ketua Umum PBNU ini.
November tahun silam, mantan Menteri Koordinator Bidang Politik dan Keamanan itu juga mengunjungi Ketua Umum PBNU Kiai Haji Hasyim Muzadi di Pondok Pesantren Mahasiswa Al-Hikam, Malang [baca: Wiranto Sowan ke Hasyim Muzadi]. Menurut Hasyim Muzadi, Wiranto meminta restu berkaitan dengan niatnya mencalonkan diri sebagai presiden pada Pemilu 2004.(COK/Mohammad Khodim)
Di bagian lain, Gus Dur menilai sikap Pengurus Besar Nahdlatul Ulama yang memperingati Pengurus Wilayah NU Jatim kurang bijaksana. Sebelumnya PWNU menyerukan warga Nahdliyin memilih Partai Kebangkitan Bangsa dalam pemilihan umum mendatang. "Warga NU nggak nurut sama pengurus," ujar bekas Ketua Umum PBNU ini.
November tahun silam, mantan Menteri Koordinator Bidang Politik dan Keamanan itu juga mengunjungi Ketua Umum PBNU Kiai Haji Hasyim Muzadi di Pondok Pesantren Mahasiswa Al-Hikam, Malang [baca: Wiranto Sowan ke Hasyim Muzadi]. Menurut Hasyim Muzadi, Wiranto meminta restu berkaitan dengan niatnya mencalonkan diri sebagai presiden pada Pemilu 2004.(COK/Mohammad Khodim)