Golkar Diprediksi Meraup 170 kursi DPR

Setelah Mahkamah Agung mengabulkan kasasi Akbar Tandjung, Partai Beringin itu optimistis memperoleh suara lebih dari 33,9 persen di DPR. Akbar diduga telah dirancang menjadi satu-satunya capres dari Golkar.

oleh Liputan6Diterbitkan 14 Februari 2004, 17:59 WIB
Liputan6.com, Jakarta: Partai Golkar akan memperbaiki target perolehan suara pada pemilu legislatif setelah Akbar Tandjung lolos dari jeratan hukum Kasus Korupsi Dana Nonbujeter Badan Urusan Logistik. Partai Beringin itu optimistis memperoleh suara lebih dari 33,9 persen atau setara dengan 170 kursi dari 550 kursi DPR yang diperebutkan pada pemilu legislatif. Demikian dikatakan Ketua Dewan Pimpinan Pusat Partai Golkar Fahmi Idris dalam diskusi di Jakarta, Sabtu (14/2) pagi.

Pengabulan kasasi Akbar Tandjung oleh Mahkamah Agung dianggap sebagian kalangan akan meramaikan konvensi calon presiden Partai Golkar. Namun pengamat politik Riswanda Imawan justru menduga, panitia konvensi sudah menyusun Akbar menjadi satu-satunya capres dari Golkar. Bahkan pengajar dari Universitas Gadjah Mada itu menganggap enam peserta konvensi lainnya masuk perangkap permainan yang dirancang para pendukung Akbar [baca: Kasasi Akbar Dikabulkan, Konvensi Makin Sengit].

Dugaan Riswanda itu dibantah Ketua Pelaksana Konvensi Capres Golkar Slamet Effendi Yusuf. Menurut dia, tujuan jangka pendek konvensi adalah memilih satu capres sedangkan jangka panjangnya adalah proses demokratisasi di tubuh partai warisan Orde Baru itu. Slamet justru menuding Riswanda berkutat pada asumsi-asumsi dan paradigma lama.(DEN/Christianto dan Dwi Nindyas)

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya