R (26), yang diduga menjadi korban salah tangkap masih menjalani perawatan intensif di RS Pelabuhan, Jakarta Utara. Mobil Toyota Rush hitam yang dikemudikan R semalam dalam kondisi bolong-bolong karena tembakan polisi. Diduga R menjadi korban salah tangkap dalam kasus pencurian di Koja, Jakarta Utara.
Kepala Unit Reserse dan Kriminal Polsek Metro Tanjung Duren, AKP Khoiri mengakui bahwa R bukan pelaku komplotan pencurian mobil di Tanjung Duren.
"R ini bukan pelaku pencurian. R kita curigai karena membawa mobil dengan mencurigakan, seperti mengebut-ngebut," kata AKP Khoiri kepada Liputan6.com, Minggu (13/10/2013).
Sang pelaku yang telah dibekuk pada Sabtu malam sekitar pukul 22.00 WIB, Zainal (31), mengaku dikawal pelaku lainnya yang menggunakan mobil Toyota Rush hitam--seperti milik R. Dari tangan Zainal, polisi mengamankan barang bukti berupa 1 unit mobil Daihatsu Grand Max warna hitam.
"Kita sudah lakukan penangkapan terhadap pelaku. Tapi pelaku ini bilang di jalan ada yang mengawal naik mobil Toyota Rush warna hitam," tambah Khoiri.
Kemudian, lanjut Khoiri, petugas langsung melakukan penyisiran dan pencarian terhadap pelaku lainnya. "Untuk itu kita lakukan pengejaran terhadap keterangan yang dimaksud," tuturnya.
"Kita sempat tanya-tanya sama warga sekitar, ada nggak mobil Toyota Rush warna hitam yang mencurigakan lewat. Ternyata didapati si R ini," imbuhnya.
R kini mengalami luka parah akibat babak belur dihajar massa karena diteriaki maling. R juga sempat dipukuli polisi saat diamankan ke kantor RW. (Ndy/Ism)
Kepala Unit Reserse dan Kriminal Polsek Metro Tanjung Duren, AKP Khoiri mengakui bahwa R bukan pelaku komplotan pencurian mobil di Tanjung Duren.
"R ini bukan pelaku pencurian. R kita curigai karena membawa mobil dengan mencurigakan, seperti mengebut-ngebut," kata AKP Khoiri kepada Liputan6.com, Minggu (13/10/2013).
Sang pelaku yang telah dibekuk pada Sabtu malam sekitar pukul 22.00 WIB, Zainal (31), mengaku dikawal pelaku lainnya yang menggunakan mobil Toyota Rush hitam--seperti milik R. Dari tangan Zainal, polisi mengamankan barang bukti berupa 1 unit mobil Daihatsu Grand Max warna hitam.
"Kita sudah lakukan penangkapan terhadap pelaku. Tapi pelaku ini bilang di jalan ada yang mengawal naik mobil Toyota Rush warna hitam," tambah Khoiri.
Kemudian, lanjut Khoiri, petugas langsung melakukan penyisiran dan pencarian terhadap pelaku lainnya. "Untuk itu kita lakukan pengejaran terhadap keterangan yang dimaksud," tuturnya.
"Kita sempat tanya-tanya sama warga sekitar, ada nggak mobil Toyota Rush warna hitam yang mencurigakan lewat. Ternyata didapati si R ini," imbuhnya.
R kini mengalami luka parah akibat babak belur dihajar massa karena diteriaki maling. R juga sempat dipukuli polisi saat diamankan ke kantor RW. (Ndy/Ism)