Liputan6.com, Surabaya: Memiliki badan gemuk bukan alasan untuk tak aktif berolahraga. Itulah yang menjadi alasan ibu-ibu berbadan tambun di Surabaya, Jawa Timur, baru-baru ini, untuk mengikuti lomba tarik tambang. Tentu saja, lomba ini lebih bernuansa hiburan ketimbang sekedar mengejar hadiah. Sebab, kegiatan ini kerap diwarnai ulah yang kocak, sehingga membuat penonton terpingkal-pingkal melihat kelakuan peserta.
Kendati demikian, kegiatan yang diselenggarakan sebuah radio swasta ini tetap mengutamakan unsur sportivitas. Walaupun penentuan lawan tak berdasarkan berat badan -seperti yang dilakukan pada olahraga tinju- ibu-ibu yang berbadan agak kurus sangat mungkin bertanding dengan lawan yang berbadan gemuk. Uniknya, belum tentu wanita berbadan kurus kalah melawan wanita yang berbadan gemuk. Sebab, banyak juga peserta yang mempunyai berat badan lebih ringan mampu mengalahkan lawannya yang lebih berat.
Perlombaan ini berakhir ketika seorang Ibu berberat badan 116 kilogram memenangkan lomba tersebut. Sejak semula ia telah menunjukan kebolehannya untuk membuat lawannya jatuh terseret-seret. Itu sebabnya, hanya dalam hitungan detik, ia mampu menjatuhkan lawan-lawannya yang mempunyai berat badan di atas 70 kilogram. Ada-ada saja.(AWD/Hasan Sentot dan Joko Sulistiobudi)
Kendati demikian, kegiatan yang diselenggarakan sebuah radio swasta ini tetap mengutamakan unsur sportivitas. Walaupun penentuan lawan tak berdasarkan berat badan -seperti yang dilakukan pada olahraga tinju- ibu-ibu yang berbadan agak kurus sangat mungkin bertanding dengan lawan yang berbadan gemuk. Uniknya, belum tentu wanita berbadan kurus kalah melawan wanita yang berbadan gemuk. Sebab, banyak juga peserta yang mempunyai berat badan lebih ringan mampu mengalahkan lawannya yang lebih berat.
Perlombaan ini berakhir ketika seorang Ibu berberat badan 116 kilogram memenangkan lomba tersebut. Sejak semula ia telah menunjukan kebolehannya untuk membuat lawannya jatuh terseret-seret. Itu sebabnya, hanya dalam hitungan detik, ia mampu menjatuhkan lawan-lawannya yang mempunyai berat badan di atas 70 kilogram. Ada-ada saja.(AWD/Hasan Sentot dan Joko Sulistiobudi)