Arsenal kemungkinan akan ditinggal pergi pemain belakang asal Prancis, Bacary Sagna pada akhir musim nanti. Pemain berusia 30 tahun tersebut tidak mau meneken perpanjangan kontrak baru yang ditawarkan klub.
Situasi ini hampir sama seperti saat Gael Clichy meninggalkan Emirates Stadium. Full back yang juga sama-sama dari Prancis itu tak mau meneken perpanjangan kontrak sehingga The Gunners menjual murah ke Manchester City.
Sebenarnya Arsene Wenger tidak ingin melepas Sagna. Namun Sagna sepertinya sudah kecewa dengan kontrak baru yang ditawarkan manajemen. Selain besaran gaji, Sagna tidak mau hanya dikontrak per tahun.
Kemungkinan Arsenal menjual Clichy pada Januari nanti. Seiring menunggu tawaran datang, pemandu bakat Meriam London juga bergerak untuk mendapatkan pemain yang cocok untuk mengisi yang ditinggal Sagna.
Seperti yang dilansir Mirror, empat pemain disasar Meriam London untuk mengisi posisi Sagna.
Situasi ini hampir sama seperti saat Gael Clichy meninggalkan Emirates Stadium. Full back yang juga sama-sama dari Prancis itu tak mau meneken perpanjangan kontrak sehingga The Gunners menjual murah ke Manchester City.
Sebenarnya Arsene Wenger tidak ingin melepas Sagna. Namun Sagna sepertinya sudah kecewa dengan kontrak baru yang ditawarkan manajemen. Selain besaran gaji, Sagna tidak mau hanya dikontrak per tahun.
Kemungkinan Arsenal menjual Clichy pada Januari nanti. Seiring menunggu tawaran datang, pemandu bakat Meriam London juga bergerak untuk mendapatkan pemain yang cocok untuk mengisi yang ditinggal Sagna.
Seperti yang dilansir Mirror, empat pemain disasar Meriam London untuk mengisi posisi Sagna.
Ricardo van Rhijn merupakan produk binaan Ajax Amsterdam. Meski masih muda, pemain 22 tahun itu sudah pernah bermain di Liga Champions dan memperkuat Belanda di pertandingan internasional. Van Rhijn punya umpan silang yang bagus dan juga naluri menyerang. Dia juga bisa ditempatkan sebagai bek tengah.
Marcos Rocha merupakan salah satu bek kanan terbaik di Brasil. Seperti full back Brasil lainnya, Rocha juga sangat hebat saat menyisir lapangan untuk membantu serangan. Pelatih Luiz Felipe Scolari pun sudah memberinya debut internasional. Arsenal mengetahui bakat bek 24 tahun ini saat melihat aksi Bernard yang juga bermain untuk Atletico Mineiro.
Nathaniel Clyne adalah salah satu dari hasil binaan Crystal Palace yang sukses di Liga Premier. Clyne menjadi kunci keberhasilan Southampton duduk di peringkat empat klasemen sementara. Manajer Timnas Inggris Roy Hodgson tertarik untuk menggunakan jasa pemain 22 tahun tersebut.
Roberto Rosales dinilai sebagai full back yang susah untuk dilewati dan rajin naik untuk membantu serangan. Rosales tampil impresif sepanjang musim 2011-2012 bersama Twente. Ia tampil sebanyak 39 kali dengan torehan 1 gol dan 10 assist. Pemuda kelahiran Caracas, Venezuela, turut membantu The Tukkers meraih Piala KNVB pada musim 2010/11. (Vin)