Mobil Listrik Dahlan Iskan Jadi Sasaran Pengamanan

Rencananya, sebanyak 16 unit mobil listrik akan diboyong untuk dipamerkan di Bali. Dari 16 mobil tersebut, empat unit sudah mendarat di Bali

oleh Pebrianto Eko Wicaksono diperbarui 01 Okt 2013, 17:20 WIB
Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Dahlan Iskan mengatakan mobil listrik yang didatangkan untuk ajang pertemuan Konferensi Tingkat Tinggi Negara-negara APPEC di Bali juga menjadi sasaran pengamanan. Saat ini mobil yang menggunakan bahan bakar listrik tersebut dianggap sudah steril dan aman.

Dahlan menjelaskan, untuk mendatangkan mobil listrik ke Bali, pihaknya harus melalui sejumlah prosedur seperti perizinan dari kementerian Perhubungan. "Sudah melalui tes sertifikasi di Kemenhub sudah selesai semua," kata Dahlan, di Jakarta, Selasa (1/10/2013).

Dengan standar pengamanan tingkat tinggi, mobil listrik yang akan dipakai dalam ajang KTT APEC juga harus harus melewati periksaan sejumlah petugas keamanan.

"Cellow juga sudah sampai di Bali. Sekarang sudah disterilkan. Karena pengamannya sudah tinggi," ungkapnya.

Rencananya, sebanyak 16 unit mobil listrik akan diboyong untuk dipamerkan di Bali. Dari 16 mobil tersebut, empat unit sudah mendarat di Bali dan sisanya masih dalam perjalanan.

"Yang sudah sampai di Bali 4 unit, yang masih dalam perjalanan 10 unit. Total 16 unit," ungkapnya.

Pengiriman mobil listrik dilakukan secara bertahap, Dahlan memperkirakan ke 16 mobil listrik akan tiba semua di Bali besok.

 "Kemarin sudah dikirim ke Bali sebagian, sebagian lagi hari ini dan sebagianagi besok. Sekarang sudah di Bali. Besok atau lusa sudah sampai di Bali semua," tutupnya. (Pew/Shd)

Rekomendasi

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya