Untuk mencegah banjir rob, Pemerintah Provinsi DKI Jakarta berencana membangun tanggul laut raksasa atau giant sea wall pada 2014 mendatang.
Namun belum juga dibangun, kini nama giant sea wall bakal diganti. Menurut Wakil Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama atau Ahok, nama 'tembok atau wall' sudah tak cocok lagi dengan proyek itu.
Tak cuma membangun tanggul, Pemprov DKI Jakarta juga akan mereklamasi 17 pulau buatan di depan tembok raksasa itu. Reklamasi dilakukan untuk memperbaiki mutu air laut di pesisir Teluk Jakarta yang telah terkontaminasi.
"Kita sebenarnya bukan giant sea wall lagi, tapi giant sea island lebih cocok," ujar Ahok sembari tertawa di Balaikota, Jakarta, Senin (30/9/2013).
Selain demi kepentingan lingkungan, reklamasi ke-17 pulau buatan itu juga bermanfaat untuk kepentingan komersial yang akan mendatangkan pemasukan bagi DKI.
"Kalau wall itu kan cuma tembok. Enggak ada duit yang jalan. Musti 'pulau atau island' dong buat jadi duit, bisa jualan properti," kata mantan Bupati Belitung Timur itu masih dengan tertawa.
Giant Sea Wall digagas pertama kali oleh mantan Gubernur DKI Jakarta Fauzi Bowo. Begitu pun dengan ide reklamasi 17 pulau buatan. Lalu program ini dilanjutkan pada masa pemerintahan Jokowi-Ahok yang bekerja sama dengan Kementerian Pekerjaan Umum. (Ndy/Yus)
Namun belum juga dibangun, kini nama giant sea wall bakal diganti. Menurut Wakil Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama atau Ahok, nama 'tembok atau wall' sudah tak cocok lagi dengan proyek itu.
Tak cuma membangun tanggul, Pemprov DKI Jakarta juga akan mereklamasi 17 pulau buatan di depan tembok raksasa itu. Reklamasi dilakukan untuk memperbaiki mutu air laut di pesisir Teluk Jakarta yang telah terkontaminasi.
"Kita sebenarnya bukan giant sea wall lagi, tapi giant sea island lebih cocok," ujar Ahok sembari tertawa di Balaikota, Jakarta, Senin (30/9/2013).
Selain demi kepentingan lingkungan, reklamasi ke-17 pulau buatan itu juga bermanfaat untuk kepentingan komersial yang akan mendatangkan pemasukan bagi DKI.
"Kalau wall itu kan cuma tembok. Enggak ada duit yang jalan. Musti 'pulau atau island' dong buat jadi duit, bisa jualan properti," kata mantan Bupati Belitung Timur itu masih dengan tertawa.
Giant Sea Wall digagas pertama kali oleh mantan Gubernur DKI Jakarta Fauzi Bowo. Begitu pun dengan ide reklamasi 17 pulau buatan. Lalu program ini dilanjutkan pada masa pemerintahan Jokowi-Ahok yang bekerja sama dengan Kementerian Pekerjaan Umum. (Ndy/Yus)