Liputan6.com, Jakarta: Menteri Keuangan Boediono, baru-baru ini, telah menandatangani surat keputusan Menkeu tentang penerbitan obligasi internasional. Dengan keputusan tersebut, pemerintah akan segera menyeleksi dan menentukan calon-calon investornya. Obligasi internasional itu dalam bentuk dolar Amerika Serikat [baca: Menkeu: Obligasi Internasional Berupa Dolar AS].
PT Kaltim Prima Coal (KPC) berniat melakukan penawaran ulang 32,4 persen sahamnya mulai Januari 2004. Rencananya, penawaran baru terlaksana jika KPC dan pemerintah sudah menyepakati harga. Untuk itu, dalam waktu dekat, pemerintah dan pihak KPC akan bernegosiasi mengenai harga jual saham terbaru [baca: Pemerintah Menolak Permintaan Menaikkan Harga Saham KPC].
Selama 2003, jumlah tenaga kerja yang mengalami pemutusan hubungan kerja meningkat, yaitu sebesar 154.450 orang atau lebih tinggi 24 persen ketimbang 2002. Sementara penerimaan negara dari sektor pajak pada 2003 tak mencapai target, yaitu Rp 241,6 triliun atau 97,2 persen dari target Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara perubahan (APBN-P). Kondisi ini disebabkan dampak cuti bersama Hari Raya Idul Fitri dan Natal sehingga penerimaan negara berkurang pada November silam.(SID/Indy Rahmawaty)
PT Kaltim Prima Coal (KPC) berniat melakukan penawaran ulang 32,4 persen sahamnya mulai Januari 2004. Rencananya, penawaran baru terlaksana jika KPC dan pemerintah sudah menyepakati harga. Untuk itu, dalam waktu dekat, pemerintah dan pihak KPC akan bernegosiasi mengenai harga jual saham terbaru [baca: Pemerintah Menolak Permintaan Menaikkan Harga Saham KPC].
Selama 2003, jumlah tenaga kerja yang mengalami pemutusan hubungan kerja meningkat, yaitu sebesar 154.450 orang atau lebih tinggi 24 persen ketimbang 2002. Sementara penerimaan negara dari sektor pajak pada 2003 tak mencapai target, yaitu Rp 241,6 triliun atau 97,2 persen dari target Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara perubahan (APBN-P). Kondisi ini disebabkan dampak cuti bersama Hari Raya Idul Fitri dan Natal sehingga penerimaan negara berkurang pada November silam.(SID/Indy Rahmawaty)