Menkeu: Obligasi Internasional Berupa Dolar AS

Penerbitan tahap awal itu sendiri akan dilakukan pada tahun ini. Besarnya nilai obligasi masih dalam perhitungan Depkeu. Sejauh ini Depkeu sudah mengundang 16 penjamin asal luar negeri yang akan dipakai.

oleh Liputan6Diterbitkan 03 Januari 2004, 09:03 WIB
Liputan6.com, Jakarta: Pemerintah akan menerbitkan obligasi internasional dalam bentuk dolar Amerika Serikat. Namun, waktu penerbitannya hingga saat ini belum ditentukan. Yang pasti, penerbitan tersebut akan dilakukan pada 2004 ini. Sedangkan besarnya nilai obligasi tersebut masih dalam perhitungan Departemen Keuangan. Demikian dikemukakan Menteri Keuangan Boediono di Kantor Depkeu, Jakarta Pusat, Jumat (2/1).

Menurut Menkeu, sejauh ini Depkeu sudah mengundang 16 penjamin yang akan dipakai. Ke-16 penjamin itu, Boediono menjelaskan, bukan berasal dari Indonesia. Selain itu, para penjamin juga sudah memiliki pengalaman serta mempunyai izin menerbitkan obligasi internasional.

Sebelumnya, pemerintah merencanakan penerbitan obligasi internasional itu dengan nilai sekitar US$ 400 juta. Sejauh ini obligasi internasional adalah alternatif pembiayaan bujet, setelah nanti Indonesia melepaskan diri dari Dana Moneter Internasional. Sedangkan besarnya pemasukan yang diharapkan dari obligasi internasional ini sekitar Rp 3,5 triliun. Harapan itu diperkirakan akan tercapai mengingat minat pemodal asing membeli obligasi internasional pemerintah cukup tinggi [baca: Obligasi Internasional Diminati Pemodal Asing].(ORS/Indy Rahmawatie dan Hengky)

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya