Unai Emery Spesial, Akhiri Puasa Trofi Aston Villa Sekaligus Cetak Sejarah Individu

Aston Villa sukses merengkuh gelar juara Liga Europa 2025/2026 usai melibas Freiburg 3-0 di Istanbul, mengakhiri dahaga trofi Eropa selama 44 tahun.

oleh Richard Andreas LuturmasDiterbitkan 21 Mei 2026, 12:04 WIB
Unai Emery merupakan pelatih tersukses di ajang Liga Europa. Pelatih asal Spanyol itu telah mengoleksi 4 trofi Liga Europa, yaitu tiga kali bersama Sevilla dan satu kali bersama Villarreal pada musim 2020/2021. Emery sukses menyabet gelar juara usai anak asuhnya berhasil mengalahkan Manchester United di partai final. (AFP/Pool/Maja Hitij)

Liputan6.com, Jakarta - Keberhasilan Aston Villa merengkuh gelar juara Europa League musim 2025/2026 mengukir sejarah baru di Istanbul. Skuad besutan Unai Emery tampil sangat mendominasi setelah melumat Freiburg dengan skor telak 3-0 pada Kamis (21/5/2026) dini hari WIB.

Kemenangan meyakinkan di Stadion Besiktas ini sekaligus menyudahi penantian panjang mereka selama 44 tahun di level internasional. Semenjak kejayaan meraih Piala Champions pada tahun 1982 silam, The Villans baru kembali mencicipi indahnya mengangkat piala Eropa malam ini.

Tiga gol kemenangan masing-masing dilesakkan oleh Youri Tielemans, Emiliano Buendia, serta penyerang muda Morgan Rogers. Tim asal Inggris ini benar-benar memegang kendali penuh atas jalannya partai puncak yang berlangsung timpang tersebut.

Freiburg yang baru pertama kali mencicipi ketatnya atmosfer final kompetisi Eropa tampak tidak bisa berbuat banyak sepanjang laga. Di sisi lain, sang manajer Unai Emery kembali mempertegas statusnya sebagai penguasa turnamen kasta kedua ini.


Rekor Fantastis Unai Emery di Kompetisi Eropa

Emiliano Martinez menggendong Unai Emery setelah Aston Villa memastikan gelar juara Liga Europa. (YASIN AKGUL / AFP)

Juru taktik berkebangsaan Spanyol tersebut sekarang resmi mengoleksi lima trofi Europa League di sepanjang karier kepelatihannya. Catatan mengagumkan itu ia torehkan bersama tiga klub berbeda, termasuk saat menukangi Sevilla dan Villarreal pada periode sebelumnya.

Emery pertama kali menginjakkan kaki di Villa Park pada November 2022 sewaktu tim sedang terpuruk di dekat zona merah degradasi. Kini, ia sukses menyulap mereka menjadi kekuatan elit yang juga berhasil mengamankan tiket menuju Liga Champions.

"Ini benar-benar sesuatu yang fantastis," ujar Unai Emery.

"Kami bermain dengan sangat serius tahun ini. Sangat, sangat fokus. Saya memberi tahu mereka, 'kita butuh gairah di kompetisi ini dan tunjukkan di lapangan bahwa Anda adalah protagonis'. Dan mereka melakukannya. Final ini adalah konfirmasi dari bagaimana kami berkembang," tambahnya.


Pesta Gol di Istanbul

Para pemain Aston Villa FC berpose dengan trofi juara setelah memenangkan final UEFA Europa League Final melawan SC Freiburg di Istanbul, Turki, Kamis (21/5/2026) - (AP Photo)

Pasukan The Villans memamerkan kualitas kelas wahid melalui proses terciptanya gol pembuka menjelang paruh pertama berakhir. Kerja sama taktis dari skema sepak pojok pendek dituntaskan lewat sepakan voli sempurna oleh Youri Tielemans.

Keunggulan kubu Inggris kian menjauh setelah tembakan melengkung dari Emiliano Buendia serta sontekan jarak dekat Morgan Rogers berhasil menggetarkan jala gawang lawan. Dominasi total Villa terlihat sangat kentara melalui statistik keunggulan tembakan yang mencolok, yakni 16 berbanding empat total lesatan.

Lanjut Baca:

"Kami telah menang karena kami menjalani kompetisi yang sangat serius selama prosesnya, dan hari ini terutama melawan Freiburg, dan tentu saja untuk para pendukung kami," ucap Unai Emery. "Lagi, kami memainkan laga final hari ini, and tentu saja, kami siap untuk bersaing, menghormati lawan, menghormati Eropa," jelasnya.

Rekomendasi

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya