Liputan6.com, Bali: Para wisatawan yang hendak merayakan Tahun Baru 2004 di Pantai Nusa Dua, Bali, dikagetkan dengan terdamparnya seekor ikan paus jenis paruh burung. Ikan paus dengan panjang lima meter dan berat 1,5 ton itu akhirnya berhasil dikembalikan ke laut lepas oleh Tim World Wildlife Foundation (WWF) dan Polsek Bualu, Nusa Dua. baru-baru ini.
Menurut saksi mata, ikan mamalia tersebut pertama kali ditemukan oleh karyawan Hotel Grand Hyatt Nusa Dua. Ikan paus ini diduga terbawa arus dalam perjalanan menuju Australia. Apalagi, arus laut di Selat Bali sangat kuat. Menurut kepercayaan orang Hindu Bali, terdamparnya ikan paus sebagai pertanda buruk. Terdamparnya ikan paus di kawasan Pantai Nusa Dua ini adalah yang ketiga kali. Peristiwa sebelumnya terjadi pada 1992 dan 1996. Kala itu, ikan paus jenis Dholpin terdampar dan akhirnya mati.(PIN/Aries Wicaksono dan Putra Setiawan)
Menurut saksi mata, ikan mamalia tersebut pertama kali ditemukan oleh karyawan Hotel Grand Hyatt Nusa Dua. Ikan paus ini diduga terbawa arus dalam perjalanan menuju Australia. Apalagi, arus laut di Selat Bali sangat kuat. Menurut kepercayaan orang Hindu Bali, terdamparnya ikan paus sebagai pertanda buruk. Terdamparnya ikan paus di kawasan Pantai Nusa Dua ini adalah yang ketiga kali. Peristiwa sebelumnya terjadi pada 1992 dan 1996. Kala itu, ikan paus jenis Dholpin terdampar dan akhirnya mati.(PIN/Aries Wicaksono dan Putra Setiawan)