Liputan6.com, Jakarta - Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Tito Karnavian dan Wakil Menteri Dalam Negeri (Wamendagri) Bima Arya ikut dalam kegiatan Peresmian Operasionalisasi 1.061 Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP) oleh Presiden Republik Indonesia di Desa Nglawak, Kecamatan Kertosono, Kabupaten Nganjuk, Provinsi Jawa Timur, akhir pekan lalu.
Pada kegiatan tersebut, Direktur Jenderal Bina Pemerintahan Desa (Dirjen Pemdes) Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri), La Ode Ahmad P. Bolombo, juga mendampingi.
Advertisement
Menurut La Ode, saat Presiden Prabowo meresmikan 1.061 Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih menjadi tonggak penting dalam memperkuat ekonomi kerakyatan berbasis desa.
"Keberadaan koperasi tersebut diharapkan mampu mendorong kemandirian ekonomi desa melalui penyerapan hasil produksi masyarakat, distribusi kebutuhan pokok, serta penguatan akses layanan ekonomi bagi masyarakat desa," ujar La Ode, Rabu (20/5/2026).
La Ode melanjutkan, operasionalisasi Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih meyakini langkah strategis dalam membangun ekosistem ekonomi desa yang berkelanjutan dan berpihak kepada masyarakat.
Dia optimistis, program Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih ini menjadi momentum penting untuk memperkuat kemandirian desa.
“Dengan sinergi pemerintah pusat dan daerah, koperasi diharapkan mampu menjadi penggerak ekonomi masyarakat sekaligus memperkuat ketahanan pangan nasional,” yakin La Ode.
Peresmian
Sebagai informasi, peresmian operasionalisasi 1.061 Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP) ditandai dengan penekanan tombol sirene oleh Presiden Prabowo sebagai simbol dimulainya operasionalisasi Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih secara nasional.
Menteri Koordinator Bidang Pangan Zulkifli Hasan menyampaikan bahwa program Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih bukan sekadar pembangunan fisik, melainkan instrumen keadilan ekonomi bagi masyarakat desa di seluruh Indonesia.
Diketahui, melalui sinergi pemerintah pusat dan daerah, operasionalisasi Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih diharapkan menjadi penggerak ekonomi desa, memperkuat ketahanan pangan nasional, serta meningkatkan kesejahteraan masyarakat menuju terwujudnya Asta Cita Presiden Republik Indonesia.