Gunung Dukono Erupsi Lagi Rabu Sore, Alami 190 Kali Gempa Letusan

Gunung Dukono di Halmahera Utara, Maluku Utara, masih terus bergejolak hingga hari ini.

oleh Ahmad ApriyonoDiterbitkan 20 Mei 2026, 17:24 WIB
Gunung Dukono di Halmahera Utara, Maluku Utara, kembali erupsi pada Rabu sore (20/5/2026), pukul 17.14 WIT. (Liputan6.com/ Dok PVMBG)

 

Liputan6.com, Jakarta - Gunung Dukono di Halmahera Utara, Maluku Utara, kembali erupsi pada Rabu sore (20/5/2026), pukul 17.14 WIT. Laporan Pusat Vulkanologi dan Mitugasi Bencana Geologi (PVMBG) menyebutkan, tinggi kolom letusan teramati mencapai 1.500 meter di atas puncak atau sekitar 2.587 meter di atas permukaan laut.

Kolom abu teramati berwarna putih hingga kelabu dengan intensitas tebal ke arah utara. Saat laporan ini dibuat, erupsi masih berlangsung.

Petugas Pos Pantau Bambang Sugiono mengimbau warga dan wisatawan untuk tidak beraktivitas, mendaki, dan mendekati Kawah Malupang Warirang di dalam radius 4 km.

Mengingat letusan dengan abu vulkanik secara periodik terjadi dan sebaran abu mengikuti arah dan kecepatan angin, sehingga area landaan abunya tidak tetap, maka direkomendasikan agar masyarakat di sekitar G. Dukono untuk selalu menyediakan masker/penutup hidung dan mulut untuk digunakan pada saat dibutuhkan guna menghindari ancaman bahaya abu vulkanik pada sistem pernapasan.

Sepanjang 2026, Gunung Dukono tercatat sudah meletus sebanyak 143 kali. Hingga hari ini, Rabu (20/5/2026), pukul 17.18 WIB, Gunung Dukono masih berstatus Waspada (Level II).

Aktivitas Gunung Dukono

Berdasarkan laporan PVMBG, menurut hasil pemantauan sepanjang Selasa (19/5/2026), pukul 00.00-24.00 WIT, Gunung Dukono mengalmi sebanyak 190 kali gempa Letusan/Erupsi dengan amplitudo 9-25 mm, dan lama gempa 31.17-111.69 detik, kemudian 12 kali gempa Low Frequency dengan amplitudo 3-7 mm, dan lama gempa 25.19-31.79 detik, lalu 2 kali gempa Tektonik Jauh dengan amplitudo 5-10 mm, S-P 16.55 detik dan lama gempa 44.91-55.92 detik.

Pada periode pengamatan itu juga, Gunung Dukono mengalami 1 kali gempa Tremor Menerus dengan amplitudo 1-10 mm, dominan 4 mm.

Rekomendasi

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya