Liputan6.com, Jakarta - Insiden kebakaran yang melibatkan sedan MG5 kembali memicu perhatian publik terhadap isu keselamatan kendaraan asal China. Mobil tersebut dilaporkan terbakar saat sedang terparkir di Ningbo, Provinsi Zhejiang, China, tanpa ada penumpang di dalam kendaraan.
Dilaporkan CarNewsChina, api muncul secara tiba-tiba ketika kendaraan berada dalam kondisi diam. Beruntung, tidak ada korban jiwa maupun luka dalam kejadian tersebut.
Advertisement
Peristiwa ini langsung menjadi sorotan karena terjadi tidak lama setelah model MG5 mendapat hasil kurang memuaskan dalam pengujian keselamatan ANCAP. Sedan tersebut sebelumnya sempat memperoleh rating nol bintang untuk versi tertentu yang dipasarkan di Australia.
Berdasarkan informasi yang beredar di media sosial China, kobaran api terlihat berasal dari bagian depan kendaraan. Asap tebal tampak membumbung tinggi sebelum akhirnya petugas pemadam kebakaran berhasil mengendalikan situasi.
Hingga kini, penyebab pasti kebakaran masih dalam tahap investigasi. Belum diketahui apakah insiden dipicu oleh gangguan kelistrikan, kebocoran bahan bakar, atau faktor teknis lainnya.
Menariknya, unit yang terbakar diketahui merupakan sedan bermesin bensin, bukan mobil listrik seperti yang kerap menjadi sorotan dalam kasus kebakaran kendaraan beberapa waktu terakhir.
Meski demikian, kejadian ini tetap memancing diskusi luas terkait kualitas dan standar keselamatan kendaraan produksi China.
Nama MG5 sebelumnya memang sempat menjadi perbincangan setelah memperoleh rating keselamatan nol bintang dari ANCAP pada 2023.
Lakukan Pembaruan
Dalam hasil pengujian tersebut, ANCAP menyoroti lemahnya perlindungan penumpang serta minimnya fitur keselamatan aktif pada MG5 versi awal.
Beberapa aspek yang mendapat kritik meliputi performa tabrak frontal hingga perlindungan bagi penumpang belakang.
Namun, pihak MG disebut telah melakukan sejumlah pembaruan pada model produksi terbaru.
Untuk unit MG5 yang diproduksi mulai November 2024 dan dipasarkan sejak Juni 2025, rating keselamatannya diklaim mengalami peningkatan dibanding model sebelumnya.
SAIC Motor selaku induk merek MG belum memberikan pernyataan resmi terkait penyebab kebakaran sedan tersebut.
Insiden ini diperkirakan bakal meningkatkan perhatian publik terhadap standar keamanan kendaraan, terutama di tengah ekspansi agresif merek otomotif China ke berbagai pasar global, termasuk Asia Tenggara dan Australia.