Arsenal Ketiban Durian Runtuh Usai Juara Liga Inggris, Ini Rincian Pendapatannya

Arsenal akan mendapatkan dana segar melimpah berkat juara Liga Inggris 2025/2026, lebih besar dari Liverpool.

oleh Dimas Ramadhan WicaksanaDiterbitkan 20 Mei 2026, 08:56 WIB
Selebrasi Bukayo Saka dkk. dalam laga Arsenal vs Atletico Madrid di leg kedua semifinal Liga Champions 2025/2026, Rabu (6/5/2026). (AP Photo/Alastair Grant)

Liputan6.com, Jakarta - Arsenal diprediksi mendapatkan dana segar melimpah usai berhasil menjuarai Liga Inggris 2025/2026. Meriam London bak tertiban durian runtuh karena pemasukannya musim ini sangat besar, bahkan bisa jadi tertinggi sepanjang sejarah.

Arsenal telah memastikan sebagai pemilik gelar Liga Inggris 2025/2026. Kepastian ini didapat setelah Manchester City terpeleset pada pertandingan pekan ke-37, yang hanya bermain imbang 1-1 saat menantang tuan rumah AFC Bournemouth di Vitality Stadium pada Rabu (20/5) dini hari WIB.

Hasil itu membuat Arsenal yang ada di puncak klasemen Liga Inggris 2025/2026 dengan koleksi 82 poin, tidak mungkin terkejar oleh Manchester City. Sebab The Citizens hanya mengantongi 78 angka, sementara kompetisi musim ini menyisakan satu laga lagi.

Keberhasilan ini membuat Arsenal mengakhiri paceklik gelar 22 tahun. Meriam London mendapatkan gelar Liga Inggris lagi setelah terakhir pada musim 2023/2024, saat mereka mencatatkannya dengan status Invicibles alias tak terkalahkan.

Istimewanya, Arsenal bukan hanya mengakhiri puasa gelar, tapi juga dipastikan untung besar berkat menjuarai Liga Inggris 2025/2026. Pasukan Mikel Arteta diprediksi akan menerima hampir 176 hingga 178 juta poundsterling atau setara Rp4,2 triliun.

Mengutip dari The Express Sport, nominal tersebut muncul berdasarkan angka komersial dari musim 2025/2026. Rinciannya adalah sebagai berikut.


Pembagian Dasar dari Premier League

Manajer Arsenal asal Spanyol, Mikel Arteta (kiri ke kanan), memberikan instruksi dari pinggir lapangan kepada gelandang Arsenal asal Inggris bernomor punggung 41, Declan Rice, gelandang Arsenal asal Brasil bernomor punggung 11, Gabriel Martinelli, dan bek Arsenal asal Spanyol bernomor punggung 36, Martin Zubimendi, selama pertandingan leg pertama babak 16 besar Liga Champions UEFA antara Bayer 04 Leverkusen vs Arsenal di Leverkusen, Jerman barat, pada 12 Maret 2026. (INA FASSBENDER/AFP)

Dana segar yang sudah pasti diterima oleh Arsenal adalah dari pembagian pendapatan Premier League selaku operator kompetisi. Meriam London dijamin bakal mengantongi £96,9 juta (sekitar Rp2,30 triliun).

Pendapatan itu merupakan pembayaran dasar yang identik yang dibagikan kepada semua 20 klub. Distribusi dasar ini terdiri dari sekitar £29,8 juta dari hak siar TV domestik, £59,2 juta dari hak siar internasional, dan pembayaran komersial pusat sebesar £7,9 juta.


Bonus Juara

Para pemain Arsenal, Declan Rice, William Saliba, Martin Odegaard, dan Martin Zubimendi merayakan gol dalam pertandingan Liga Inggris melawan Brighton & Hove Albion di Emirates Stadium, Sabtu (27/12/2025). (AP Photo/Kirsty Wigglesworth)

Selain pembagian dasar, Arsenal juga akan memperoleh uang hasil prestasi mereka menjuarai Liga Inggris 2025/2026. Dengan berada di posisi teratas, Meriam London akan mengamankan pembayaran merit maksimum yang dialokasikan untuk posisi pertama.

Menurut angka dari Premier League, finis sebagai juara berarti Arsenal dijamin mendapatkan dana segar sebesar £53,1 juta (setara Rp1,26 triliun) dalam pendapatan merit dasar, yang berkurang jutaan untuk posisi yang lebih rendah.

Lanjut Baca:

Arsenal juga diprediksi mendapatkan uang dengan nominal besar dari biaya hak siar. Sebagai tim yang difavoritkan juara sejak awal musim, pertandingan-pertandingan Meriam London telah banyak disiarkan di televisi. Banyaknya siaran televisi tersebut membuat pendapatan Arsenal diprediksi menyamai atau melampaui £24,9 juta (setara Rp591,8 miliar) hingga £27,4 juta (Rp651,2 miliar), yang biasanya dibayarkan kepada tim yang paling sering disiarkan di liga.

Rekomendasi

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya