Liputan6.com, Ogan Komering Ulu: Upaya menarik gerbong Kereta Api Babaranjang, kereta pengangkut batubara yang anjlok di Desa Tanjung Kemala, Ogan Komering Ulu, Palembang, Sumatra Selatan, hingga hari ini, Sabtu (20/12), masih terus dilakukan PT Kereta Api Indonesia. Sisa gerbong yang belum berhasil ditarik tinggal tiga lagi. Sedangkan, sebelas gerbong lain sudah berhasil diangkut sekaligus dengan muatannya.
Puluhan pekerja dikerahkan untuk mengangkat sisa gerbong yang anjlok. Untuk mempermudah pekerjaan, gerbong kereta dipotong menjadi beberapa bagian. Petugas memang harus bekerja cepat. Sebab, penumpang kereta api jurusan Lampung-Sumatra Selatan dan sebaliknya menjadi telantar [baca: Lalu Lintas KA Lampung-Sumsel Masih Lumpuh]. Suplai batubara dari PT Batubara Buit Asam ke Pembangkit Listrik Tenaga Uap Suralaya juga dikhawatirkan terganggu. Padahal, PLTU Suralaya adalah pembangkit listrik yang memasok listrik se-Pulau Jawa dan Bali.
Kepala Divisi Regional PT KAI Rony Wahyudi mengatakan untuk mempercepat perbaikan satu-satunya jalur kereta api yang menuju Lampung ini, pihaknya telah menambah tenaga ahli. Para tenaga ahli ini nantinya akan membuat tiang tambahan untuk menyangga jembatan yang rusak akibat kecelakaan tersebut. Itulah sebabnya, PT KAI berharap pihak Departemen Perhubungan segera mengirimkan rel baru untuk mengganti rel yang aus atau rusak sepanjang 88 kilometer.(LIA/Ajmal Rokian dan Yanuar Ichrom)
Puluhan pekerja dikerahkan untuk mengangkat sisa gerbong yang anjlok. Untuk mempermudah pekerjaan, gerbong kereta dipotong menjadi beberapa bagian. Petugas memang harus bekerja cepat. Sebab, penumpang kereta api jurusan Lampung-Sumatra Selatan dan sebaliknya menjadi telantar [baca: Lalu Lintas KA Lampung-Sumsel Masih Lumpuh]. Suplai batubara dari PT Batubara Buit Asam ke Pembangkit Listrik Tenaga Uap Suralaya juga dikhawatirkan terganggu. Padahal, PLTU Suralaya adalah pembangkit listrik yang memasok listrik se-Pulau Jawa dan Bali.
Kepala Divisi Regional PT KAI Rony Wahyudi mengatakan untuk mempercepat perbaikan satu-satunya jalur kereta api yang menuju Lampung ini, pihaknya telah menambah tenaga ahli. Para tenaga ahli ini nantinya akan membuat tiang tambahan untuk menyangga jembatan yang rusak akibat kecelakaan tersebut. Itulah sebabnya, PT KAI berharap pihak Departemen Perhubungan segera mengirimkan rel baru untuk mengganti rel yang aus atau rusak sepanjang 88 kilometer.(LIA/Ajmal Rokian dan Yanuar Ichrom)