Sikap Kesatria Pep Guardiola setelah Arsenal Juara Liga Inggris 2025/2026

Pep Guardiola langsung mengekspresikan kegagalan Manchester City dalam persaingan gelar juara Liga Inggris 2025/2026 dari Arsenal.

oleh Dimas Ramadhan WicaksanaDiterbitkan 20 Mei 2026, 08:30 WIB
Pep Guardiola pada laga Man City vs Tottenham di pekan ke-2 Premier League 2025/2026 (c) AP Photo/Dave Thompson

Liputan6.com, Jakarta - Pep Guardiola buka suara setelah Arsenal menjadi juara Liga Inggris 2025/2026. Juru taktik asal Spanyol itu menunjukkan jiwa dan sikap kesatrianya dengan mengakui Manchester City kalah dalam persaingan perebutan gelar. 

Arsenal resmi memastikan jadi pemilik gelar Liga Inggris 2025/2026 usai Manchester City terpeleset pada pertandingan pekan ke-37. The Citizens hanya bermain imbang 1-1 saat menantang tuan rumah AFC Bournemouth di Vitality Stadium pada Rabu (20/5) dini hari WIB.

Hasil itu membuat Arsenal yang ada di puncak klasemen Liga Inggris 2025/2026 dengan koleksi 82 poin, tidak mungkin terkejar oleh Manchester City. Sebab The Citizens hanya mengantongi 78 angka, sementara kompetisi musim ini menyisakan satu laga lagi.

Manchester City pun pada akhirnya harus ikhlas memberikan gelar kepada Arsenal. Pasukan Pep Guardiola kehilangan kesempatan jadi juara lagi setelah musim lalu juga direbut oleh Liverpool.


Jiwa Kesatria Pep Guardiola

Pep Guardiola is reportedly set to leave Manchester City after a stellar decade. Could Enzo Maresca be a potential replacement? (Photo by Steffen Prößdorf)

Guardiola sebagai pelatih sekaligus manajer Manchester City, mengakui kegagalan The Citizens juara. Ia pun dengan tegar mengucapkan selamat kepada Arsenal yang berhasil meraih gelar musim ini.

"Selamat kepada Mikel [Arteta], selamat kepada Arsenal, mereka luar biasa. Kami hampir berhasil," kata Guardiola usai pertandingan, dipetok dari Football London.

"Atas nama semua orang di Manchester City, kami mengucapkan selamat kepada Mikel dan seluruh staf, pemain, serta penggemar atas kemenangan di Premier League. Mereka pantas mendapatkannya," sambungnya.


Puji Mikel Arteta

Pelatih Manchester City, Pep Guardiola memeluk pelatih Arsenal, Mikel Arteta, setelah laga final Carabao Cup di Stadion Wembley, Minggu (22/3/2026). (AFP/Glyn Kirk)

Pep Guardiola tak lupa untuk memberikan kredit khusus kepada manajer Arsenal, Mikel Arteta. Kebetulan keduanya punya hubungan yang cukup dekat, di mana Arteta pernah menjadi asistennya The Citizens sebelum bergabung dengan Meriam London.

Menurut Pep Guardiola, keberhasilan Arsenal mengakhiri puasa gelar Liga Inggris selama 22 tahun tak lepas dari tangan dingin dan perjuangan Mikel Arteta sebagai pelatih kepala dalam beberapa musim terakhr.

“Dia bekerja sangat keras dan mencurahkan banyak usaha untuk itu. Selamat untuknya,” ujar Guardiola.


Man City Sudah Maksimal

Di sisi lain, Pep Guardiola menegaskan bahwa Manchester City sebenarnya sudah menunjukkan perjuangan tak kenal lelah pada musim ini. Namun, Erling Haaland dan kolega kalah dalam persaingan dari Arsenal.

“Para pemain memberikan segalanya sepanjang musim ini, berjuang dalam situasi sulit sampai akhir. Kami sebenarnya sudah sangat dekat,” kata Guardiola.

Rekomendasi

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya