Pengamat politik dari CSIS J. Kristiadi meminta soal monarki dan demokrasi dalam kasus Yogyakarta tidak dibenturkan.
Monarki dan Demokrasi Diminta Tak Dibenturkan
Pengamat politik dari CSIS J. Kristiadi meminta soal monarki dan demokrasi dalam kasus Yogyakarta tidak dibenturkan.
Diterbitkan 02 Desember 2010, 18:08 WIBPOPULER
Berita Terbaru
2 Jasad Korban KM Virgo Terdampar di Seruyan, Masih Kenakan Pelampung
- 1 jam yang lalu
Gempa M 5,2 Guncang Tahuna Kepulauan Sangihe Sulut
- 2 jam yang lalu
Jawaban Nusron Wahid Ditanya Soal Dugaan Korupsi di ATR/BPN
- 6 jam yang lalu
1.487 Sekolah NTT Direvitalisasi Usai Gempa, Anggaran Rp 1,2 T Disiapkan
- 6 jam yang lalu
Keluarga Ungkap Momen Terakhir Seniman Den Baguse Ngarso Sebelum Wafat