Buruh Jatim Kecewa Jumhur Dicoret dari Konvensi Demokrat

Aliansi Serikat Pekerja Jawa Timur menyatakan rasa kecewa atas dicoretnya nama Jumhur Hidayat.

oleh Aribowo Suprayogi diperbarui 25 Agu 2013, 23:03 WIB

Aliansi Serikat Pekerja Jawa Timur menyatakan rasa kecewa atas dicoretnya nama Kepala Badan Nasional Penempatan dan Perlindungan Tenaga Kerja Indonesia (BNP2TKI) Jumhur Hidayat untuk menjadi kandidat Konvensi Capres Partai Demokrat.

"Pada awalnya kami sangat respek mendukung Jumhur Hidayat menjadi pimpinan nasional Presiden RI melalui konvensi yang diselenggarakan Partai Demokrat. Karena figur dari Jumhur Hidayat sudah sangat kami kenal baik dari tingkat pimpinan pusat maupun di daerah dalam berbagai aktivitasnya," kata Warsono, Koordinator Wilayah Serikat Buruh Sejahttera Indonesia (SBSI) Jawa Timur di Hotel Remaja Jalan Darmokali Surabaya dalam keterangan tertulis yang diterima Liputan6.com di Jakarta, Minggu (25/8/2013).

"Namun yang terjadi, Konvensi Capres Partai Demokrat melakukan pembohongan publik, karena tidak fair dan tidak transparan. Nama Moh Jumhur Hidayat tidak diloloskan tanpa adanya alasan yang jelas," tambahnya.

Warsono mengatakan, Aliansi Serikat Pekerja Jawa Timur ini terdiri dari 4 elemen organisasi buruh di Jawa Timur, yakni SBSI Jawa Timur, Dewan Pengurus Daerah Gabungan Serikat Pekerja Merdeka Indonesia (Dependa Gaspermindo) Jawa Timur, Dewan Pengurus Daerah Federasi Serikat Pekerja Seluruh Indonesia (DPD FSPSI) Jawa Timur, dan Dewan Pengurus Cabang Serikat Pekerja Nasional (DPC SPN) Jawa Timur.

Pernyataan kekecewaan itu dinyatakan secara tertulis dan ditandatangani Ketua Korwil SBSI Jawa Timur Warsono, Sekretaris DPD FSPSI Jawa Timur Juandi, Ketua Dependa Gaspermindo Jawa Timur Budiarto, dan Ketua DPC SPN Kota Surabaya Nursalam. Turut hadir beberapa pengurus lain dari keempat elemen organisasi buruh di Jawa Timur itu.

Warsono menambahkan, dicoretnya nama Jumhur Hidayat dalam konvensi Capres Partai Demokrat jelas-jelas menyinggung perasaan para buruh di Jawa Timur, terutama yang tergabung dalam Aliansi Serikat Pekerja Jawa Timur.

"Karena ternyata Tim Komite Konvensi Partai Demokrat hanyalah formalitas saja dan tidak fair. Kami curiga penyelenggaraan konvensi Capres oleh Partai Demokrat hanya mengelabui publik dan akal-akalan agar mendapat simpati kembali dari masyarakat, dan tidak benar-benar tulus mau menjaring calon pemimpin yang benar-benar bwerkualitas," kata Warsono, Juandi, Budiarto, dan Nursalam, seusai melakukan penandatanganan kecewa dengan Konvensi Capres Partai Demokrat.

Menurut Warsono dkk, Jumhur Hidayat merupakan sosok tokoh muda tingkat nasional yang pas mewakili aspirasi buruh dan pekerja untuk ikut berkompetisi dalam kepemimpinan nasional melalui ajang Pemilihan Presiden 2014 mendatang. Kepemimpinan Jumhur Hidayat sudah teruji sejak masih menjadi mahasiswa dan aktivis serikat pekerja. Dia memiliki visi perubahan untuk perbaikan nasib buruh dan pekerja.

Dengan dicoretnya Jumhur Hidayat oleh Tim Komite Konvensi Partai Demokrat, Aliansi Serikat Pekerja Jawa Timur menyatakan sikap. Pertama, kecewa terhadap hasil keputusan Tim Komite Konvensi Capres Partai Demokrat yang telah mencoret Moh Jumhur Hidayat sebagai calon peserta konvensi. Dengan keputusan itu, kami menganggap bahwa Partai Demokrat telah merendahkan aspirsai dan melecehkan kami

"Kedua, kami pendukung Jumhur Hidayat akan terus memperkuat barisan untuk tetap mengusung Jumhur Hidayat sebagai calon presiden 2014-2018 meskipun melalui partai lain, yang penting partai pro-buruh," tutup Warsono. (Riz)

Rekomendasi

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya