Liputan6.com, Palimanan: Suasana arus mudik pada Hari Raya Idul Fitri, Selasa (25/11), di pertigaan Palimanan, Cirebon, Jawa Barat, berlangsung lancar. Kendaraan bermotor yang melaju dari arah Jatibarang menuju Cirebon bisa melaju normal. Bahkan, pagi tadi, sebelum Salat Ied, jalanan sepi sehingga masyarakat setempat bisa menyeberang dengan leluasa. Para pengemudi pun bisa mengebut. Saat ini, jalan-jalan di kawasan Palimanan didominasi kendaraan bermotor milik warga setempat yang digunakan untuk berlebaran sekaligus bersilaturahmi ke tempat kerabat masing-masing. Diperkirakan, jalan di kawasan itu kembali padat pada arus balik sekitar dua atau tiga hari mendatang.
Di Pelabuhan Merak, Banten, suasana lengang. Tadi pagi, PT Angkutan Sungai, Danau, dan Penyeberangan (ASDP) cuma menyeberangkan sejumlah pemudik ke Pulau Sumatra. Ada juga sejumlah warga Serang, Pandeglang, dan Cilegon yang menyeberang untuk mengunjungi keluarga masing-masing di Sumatra. Mereka berangkat seusai Salat Ied dan berniat kembali ke Merak lagi petang ini atau malam nanti.
Dari pemantauan SCTV, para pemudik yang tak menggunak3326083327008332383324833ih naik kapal cepat daripada kapal roll on roll off (roro). Sebab waktu tempuh kapal cepat lebih singkat, yaitu 50 menit ketimbang roro yang bisa mencapai dua jam perjalanan.
Menurut pihak ASDP, dari 21 kapal roro yang diberangkatkan hari ini, tak semua bangku di setiap masing-masing kapal terisi. Sementara kapal cepat yang dioperasikan sebanyak empat unit. Kapal-kapal yang seharusnya berangkat pukul 06.00 WIB baru bergerak pukul 10.00 WIB karena jumlah penumpang yang sedikit.
Tadi pagi, PT ASDP menggelar Salat Ied di tempat parkir pelabuhan yang dihadiri para karyawan dan warga setempat. Seusai salat, mereka saling bersalaman dan bermaafan. PT ASDP rutin menggelar Salat Ied setiap tahun, namun tak sampai mengganggu aktivitas mudik.
Di Dermaga Ujung Surabaya, Jawa Timur--yang tadi pagi sepi--mulai ramai oleh pemudik yang hendak menyeberang ke Madura atau sebaliknya [baca: Arus Mudik Dermaga Ujung Surabaya Sepi]. Kepadatan mulai terjadi seusai Salat Ied. Antrean kendaraan bermotor berlangsung hingga 500 meter atau keluar halaman parkir dermaga. Hari ini, untuk memenuhi kebutuhan pemudik, PT ASDP menyiapkan 15 feri dari tiga dermaga. PT ASDP memperkirakan 25 ribu pemudik dan 8.000 kendaraan bermotor akan menyeberang ke Madura.(SID/Tim Liputan 6 SCTV)
Di Pelabuhan Merak, Banten, suasana lengang. Tadi pagi, PT Angkutan Sungai, Danau, dan Penyeberangan (ASDP) cuma menyeberangkan sejumlah pemudik ke Pulau Sumatra. Ada juga sejumlah warga Serang, Pandeglang, dan Cilegon yang menyeberang untuk mengunjungi keluarga masing-masing di Sumatra. Mereka berangkat seusai Salat Ied dan berniat kembali ke Merak lagi petang ini atau malam nanti.
Dari pemantauan SCTV, para pemudik yang tak menggunak3326083327008332383324833ih naik kapal cepat daripada kapal roll on roll off (roro). Sebab waktu tempuh kapal cepat lebih singkat, yaitu 50 menit ketimbang roro yang bisa mencapai dua jam perjalanan.
Menurut pihak ASDP, dari 21 kapal roro yang diberangkatkan hari ini, tak semua bangku di setiap masing-masing kapal terisi. Sementara kapal cepat yang dioperasikan sebanyak empat unit. Kapal-kapal yang seharusnya berangkat pukul 06.00 WIB baru bergerak pukul 10.00 WIB karena jumlah penumpang yang sedikit.
Tadi pagi, PT ASDP menggelar Salat Ied di tempat parkir pelabuhan yang dihadiri para karyawan dan warga setempat. Seusai salat, mereka saling bersalaman dan bermaafan. PT ASDP rutin menggelar Salat Ied setiap tahun, namun tak sampai mengganggu aktivitas mudik.
Di Dermaga Ujung Surabaya, Jawa Timur--yang tadi pagi sepi--mulai ramai oleh pemudik yang hendak menyeberang ke Madura atau sebaliknya [baca: Arus Mudik Dermaga Ujung Surabaya Sepi]. Kepadatan mulai terjadi seusai Salat Ied. Antrean kendaraan bermotor berlangsung hingga 500 meter atau keluar halaman parkir dermaga. Hari ini, untuk memenuhi kebutuhan pemudik, PT ASDP menyiapkan 15 feri dari tiga dermaga. PT ASDP memperkirakan 25 ribu pemudik dan 8.000 kendaraan bermotor akan menyeberang ke Madura.(SID/Tim Liputan 6 SCTV)