Lelang pertukaran mata uang asing (FX Swap) yang dilakukan oleh Bank Indonesia (BI) masih terus menjadi incaran pelaku pasar. Hingga pekan ini, jumlah penawaran yang masuk masih jauh melebihi target yang dipasang bank sentral.
Dikutip dari keterangan tertulisnya, Kamis (15/8/2013), BI melaporkan telah melangsungkan lelang FX Swap jual dalam denomiasi dolar AS dan rupiah dengan target sebesar US$ 500 juta. Swap ini memiliki tenor 1 bulan, 3 bulan dan 6 bulan
Dari nilai yang ditawarkan, jumlah penawaran yang masuk tercatat mencapai US$ 2,081 miliar atau jauh melebihi target yang ditetapkan (oversubscribed).
Direktur Departemen Komunikasi Peter Jacobs mengungkapkan dari penawaran tersebut, jumlah FX Swap yang dimenangkan sebesar US$ 1,996 miliar, terdiri dari swap tenor 1 bulan rata-rata berimbang (RRT) premi 47,49549 dengan volume US$ 886 juta.
"RRT Premi 3 bulan sebesar 144,61417 dan dimenangkan senilai US$ 635 juta. Sedangkan tenor 6 bulan dimenangkan US$ 475 juta dengan RRT Premi 333,61053. Sehingga totalnya US$ 1,996 miliar," kata Jacob.
Hingga posisi 25 Juli lalu, RRT premi sebesar 45,77922 dan di awal Agustus tercatat menjadi 46,53061. (Fik/Shd)
Dikutip dari keterangan tertulisnya, Kamis (15/8/2013), BI melaporkan telah melangsungkan lelang FX Swap jual dalam denomiasi dolar AS dan rupiah dengan target sebesar US$ 500 juta. Swap ini memiliki tenor 1 bulan, 3 bulan dan 6 bulan
Dari nilai yang ditawarkan, jumlah penawaran yang masuk tercatat mencapai US$ 2,081 miliar atau jauh melebihi target yang ditetapkan (oversubscribed).
Direktur Departemen Komunikasi Peter Jacobs mengungkapkan dari penawaran tersebut, jumlah FX Swap yang dimenangkan sebesar US$ 1,996 miliar, terdiri dari swap tenor 1 bulan rata-rata berimbang (RRT) premi 47,49549 dengan volume US$ 886 juta.
"RRT Premi 3 bulan sebesar 144,61417 dan dimenangkan senilai US$ 635 juta. Sedangkan tenor 6 bulan dimenangkan US$ 475 juta dengan RRT Premi 333,61053. Sehingga totalnya US$ 1,996 miliar," kata Jacob.
Hingga posisi 25 Juli lalu, RRT premi sebesar 45,77922 dan di awal Agustus tercatat menjadi 46,53061. (Fik/Shd)