Blok G, Pasar Tanah Abang, Jakarta Pusat, sempat dikeluhkan para Pedagang Kaki Lima (PKL) karena kondisinya yang tidak layak. Selain itu, hal yang dianggap menganggu warga setempat termasuk para pedagang adalah di gedung yang pernah kosong tersebut juga dimanfaatkan sebagai tempat prostitusi.
Menanggapi hal itu, Wakil Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama atau Ahok mengatakan justru dirinya tak mengetahui jika Blok G sempat dijadikan sebagai lokasi kegiatan pekerja seks komersial (PSK). Namun, ia yakin saat ini tempat prostitusi sudah tidak ada lagi, seiring relokasi dan penataan PKL Tanah Abang ke dalam Blok G.
"Soal itu, tanya ke walikota lah. Saya tidak tahu soal itu (prostitusi). Tahunya dari kalian, baca di koran, belum pernah nyoba di situ," ujar pria yang akrab disapa Ahok sembari tertawa di Balaikota DKI Jakarta, Selasa (13/8/2013).
Menurut Ahok, pelaksanaan penataan PKL sudah didelegasikan kepada Walikota Jakarta Pusat, Saefullah. Yang berarti seluruh proses relokasi pedagang diwenangkan sepenuhnya kepada walikota itu. Pemprov DKI Jakarta pun menegaskan bahwa tempat prostitusi di Blok G sudah 'bersih', dan saat ini tidak ada lagi kegiatan seks komersial di gedung itu.
Dihubungi di waktu yang berbeda, Wakil Ketua DPRD DKI Jakarta Lulung Abraham Lunggana mengakui adanya lokasi prostitusi di Blok G. Tetapi ia memastikan, tempat tersebut sudah tidak ada lagi sejak dilakukan penataan PKL dan perbaikan gedung Blok G.
Pembersihan kegiatan prostitusi itu bahkan sudah dilakukan sejak awal bulan puasa pada 11 Juli 2013 lalu.
"Sudah ditertibkan kok sejak awal. Sekarang sudah tidak ada lagi. Tempat itu sudah tidak ada, pokoknya Tanah Abang sudah beres. Ya, awal-awal puasa sudah ditertibkan. Tanggal 11 juga sudah ditertibkan kok," kata Lulung. (Tnt/Mut)
Menanggapi hal itu, Wakil Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama atau Ahok mengatakan justru dirinya tak mengetahui jika Blok G sempat dijadikan sebagai lokasi kegiatan pekerja seks komersial (PSK). Namun, ia yakin saat ini tempat prostitusi sudah tidak ada lagi, seiring relokasi dan penataan PKL Tanah Abang ke dalam Blok G.
"Soal itu, tanya ke walikota lah. Saya tidak tahu soal itu (prostitusi). Tahunya dari kalian, baca di koran, belum pernah nyoba di situ," ujar pria yang akrab disapa Ahok sembari tertawa di Balaikota DKI Jakarta, Selasa (13/8/2013).
Menurut Ahok, pelaksanaan penataan PKL sudah didelegasikan kepada Walikota Jakarta Pusat, Saefullah. Yang berarti seluruh proses relokasi pedagang diwenangkan sepenuhnya kepada walikota itu. Pemprov DKI Jakarta pun menegaskan bahwa tempat prostitusi di Blok G sudah 'bersih', dan saat ini tidak ada lagi kegiatan seks komersial di gedung itu.
Dihubungi di waktu yang berbeda, Wakil Ketua DPRD DKI Jakarta Lulung Abraham Lunggana mengakui adanya lokasi prostitusi di Blok G. Tetapi ia memastikan, tempat tersebut sudah tidak ada lagi sejak dilakukan penataan PKL dan perbaikan gedung Blok G.
Pembersihan kegiatan prostitusi itu bahkan sudah dilakukan sejak awal bulan puasa pada 11 Juli 2013 lalu.
"Sudah ditertibkan kok sejak awal. Sekarang sudah tidak ada lagi. Tempat itu sudah tidak ada, pokoknya Tanah Abang sudah beres. Ya, awal-awal puasa sudah ditertibkan. Tanggal 11 juga sudah ditertibkan kok," kata Lulung. (Tnt/Mut)