Liputan6.com, Yogyakarta: Sekuntum bunga raksasa ditemukan di tengah perkebunan salak di Desa Girikerto, Kecamatan Turi, Kabupaten Sleman, Yogyakarta, baru-baru ini. Diameter bunga 30 sentimeter dengan tinggi setengah meter. Staf Pusat Penelitian dan Pengembangan Bioteknologi dan Pemuliaan Tanaman Hutan Yogyakarta Yayan Hadiyan menduga, tumbuhan itu jenis Rafflesia. Namun untuk memastikan, Yayan masih meneliti spesies bunga tersebut.
Yayan memperkirakan, flora yang biasa disebut bunga bangkai itu akan terus membesar karena kuncupnya belum mekar. Dia mengaku akan terus meneliti tumbuhan tersebut. Kini, daerah sekitar bunga dijaga agar tak diganggu warga. Menurut Yaya, tumbuhnya bunga ini adalah fenomena langka. Sebab, bunga Rafflesia biasanya tumbuh di hutan lindung dataran tinggi.
Bunga yang dipastikan bunga bangkai juga ditemukan di objek wisata air terjun Tiga Tingkat Cindakir Bungus, Padang. Tumbuhan ini pertama kali diketahui kelompok pecinta alam dari Sekolah Menengah Umum Negeri 3 Padang, Sumatra Barat. Saat menyusuri lokasi tersebut, mereka mencium aroma kurang sedap yang ternyata berasal dari dua kuntun bunga berukuran sangat besar. Penemuan ini menarik perhatian wisatawan karena sebelumnya bunga yang biasa ditemukan di Bengkulu ini tak pernah tumbuh di sini [baca: Bunga Raflesia Berkuncup Delapan di Bengkulu].
Bunga bangkai juga ditemukan tukang ojek Edin Rohaedin di lahan milik PT Kereta Api Indonesia, Kampung Sukasenang, Kelurahan Cigugur, Cimahi, Jawa Barat. Bunga itu tumbuh di antara semak-semak dan tanaman lainnya. Sejauh ini, bunga belum mekar. Sementara tingginya sudah mencapai 20 sentimeter.
Rafflesia Arnoldi adalah bunga terbesar di dunia. Baunya sangat menyengat dan adalah tanaman parasit. Nama bunga itu berasal dari nama naturalis Inggris, Sir Stamford Raffles dan Doktor Joseph Arnold. Mereka menemukan bunga Rafflesia pada tahun 1816 di Bengkulu. Kemudian keduanya memadukan nama mereka untuk menamai bunga langka tadi.
Berat bunga ini bisa mencapai tujuh kilogram dan tinggi daun bunganya mencapai sekitar 0,5 m. Sedangkan tinggi bunga bisa mencapai 22,5 cm dengan ketebalan daunnya sekitar 2,5 cm. Bunga ini banyak jenisnya. Salah satunya adalah amorphophallus gigantea yang berada di Kebun Raya Bogor. Bunga bangkai biasanya bertahan mekar sampai sekitar sepekan.(MTA/Tim Liputan 6 SCTV)
Yayan memperkirakan, flora yang biasa disebut bunga bangkai itu akan terus membesar karena kuncupnya belum mekar. Dia mengaku akan terus meneliti tumbuhan tersebut. Kini, daerah sekitar bunga dijaga agar tak diganggu warga. Menurut Yaya, tumbuhnya bunga ini adalah fenomena langka. Sebab, bunga Rafflesia biasanya tumbuh di hutan lindung dataran tinggi.
Bunga yang dipastikan bunga bangkai juga ditemukan di objek wisata air terjun Tiga Tingkat Cindakir Bungus, Padang. Tumbuhan ini pertama kali diketahui kelompok pecinta alam dari Sekolah Menengah Umum Negeri 3 Padang, Sumatra Barat. Saat menyusuri lokasi tersebut, mereka mencium aroma kurang sedap yang ternyata berasal dari dua kuntun bunga berukuran sangat besar. Penemuan ini menarik perhatian wisatawan karena sebelumnya bunga yang biasa ditemukan di Bengkulu ini tak pernah tumbuh di sini [baca: Bunga Raflesia Berkuncup Delapan di Bengkulu].
Bunga bangkai juga ditemukan tukang ojek Edin Rohaedin di lahan milik PT Kereta Api Indonesia, Kampung Sukasenang, Kelurahan Cigugur, Cimahi, Jawa Barat. Bunga itu tumbuh di antara semak-semak dan tanaman lainnya. Sejauh ini, bunga belum mekar. Sementara tingginya sudah mencapai 20 sentimeter.
Rafflesia Arnoldi adalah bunga terbesar di dunia. Baunya sangat menyengat dan adalah tanaman parasit. Nama bunga itu berasal dari nama naturalis Inggris, Sir Stamford Raffles dan Doktor Joseph Arnold. Mereka menemukan bunga Rafflesia pada tahun 1816 di Bengkulu. Kemudian keduanya memadukan nama mereka untuk menamai bunga langka tadi.
Berat bunga ini bisa mencapai tujuh kilogram dan tinggi daun bunganya mencapai sekitar 0,5 m. Sedangkan tinggi bunga bisa mencapai 22,5 cm dengan ketebalan daunnya sekitar 2,5 cm. Bunga ini banyak jenisnya. Salah satunya adalah amorphophallus gigantea yang berada di Kebun Raya Bogor. Bunga bangkai biasanya bertahan mekar sampai sekitar sepekan.(MTA/Tim Liputan 6 SCTV)