Hansi Flick Kecewa Gagal Capai 100 Poin, tapi Bangga dengan Pemain Muda Barcelona

Hansi Flick kecewa Barcelona gagal mencapai 100 poin di Liga Spanyol. Namun ia tetap memuji performa pemain muda usai kekalahan dari Alaves.

oleh Aga Deta AndityaDiterbitkan 14 Mei 2026, 17:20 WIB
Pelatih Barcelona asal Jerman, Hans-Dieter Flick, meneriakkan instruksi kepada para pemainnya dari pinggir lapangan selama pertandingan leg kedua semifinal Liga Champions UEFA antara Inter Milan dan FC Barcelona di stadion San Siro di Milan, Rabu dini hari WIB (7-5-2025). (PIERO CRUCIATTI/AFP)

Liputan6.com, Jakarta - Hansi Flick mengaku kecewa setelah Barcelona gagal mencapai target 100 poin di Liga Spanyol musim ini. Kekalahan dari Alaves membuat ambisi tersebut tidak bisa terwujud.

Barcelona sebelumnya sudah memastikan gelar juara usai menang dalam El Clasico melawan Real Madrid. Namun mereka harus kembali ke realita setelah tumbang 0-1 di Estadio de Mendizorroza, Kamis (14/5/2026) dini hari WIB.

Gol Ibrahim Diabate pada akhir babak pertama menjadi penentu hasil pertandingan. Flick melakukan delapan perubahan dalam susunan pemain dibanding laga sebelumnya.

Kekalahan ini juga menghentikan laju 11 kemenangan beruntun Barcelona di liga. Selain itu, tim gagal menyamai rekor pelatih sebelumnya dalam hal kemenangan beruntun.


Kekecewaan atas Gagalnya Target 100 Poin

Bek Barcelona, Jules Kounde, mengontrol bola ketika rekan setimnya, Xavi Espart, dilanggar oleh penyerang Deportivo Alaves, Aitor Manas, dalam laga jornada 36 La Liga Spanyol 2025/2026 di Stadion Mendizorroza, Kamis (14/5/2026) dini hari WIB. (ANDER GILLENEA / AFP)

Barcelona sejatinya menargetkan pencapaian 100 poin musim ini. Namun hasil negatif melawan Alaves membuat angka maksimal mereka hanya bisa mencapai 97 poin.

Meski kecewa, Flick menilai ada sisi positif dari performa timnya. Ia tetap melihat perkembangan permainan meski hasil akhir tidak sesuai harapan.

"Ya, saya kecewa. Tetapi kami harus menerimanya. Saya melihat hal-hal baik dari tim," ujar Flick.

"Kami ingin menang dan mencapai 100 poin. Itu tidak mungkin, tetapi saya mengatakan kepada para pemain bahwa saya melihat hal-hal yang saya sukai dari penampilan mereka," tambah Flick.


Rotasi Pemain dan Evaluasi Performa

Aksi Alejandro Balde dalam laga Alaves vs Barcelona di Liga Spanyol, Kamis (14/5/2026). (AP Photo/Miguel Oses)

Flick memanfaatkan laga ini untuk memberi kesempatan kepada pemain yang jarang tampil. Rotasi besar dilakukan untuk menjaga keseimbangan tim.

Pada babak pertama, Barcelona dinilai mampu mengontrol permainan. Namun pertandingan tetap berjalan sulit hingga akhirnya berujung kekalahan.

"Kami ingin memberi waktu bermain kepada pemain yang jarang mendapatkannya. Di babak pertama, kami mengontrol permainan, tetapi itu bukan malam yang mudah," kata Flick.


Pemain Muda Jadi Sorotan

Reaksi pemain Barcelona saat pemain Alaves, Ibrahim Diabate, mencetak gol dalam laga jornada 36 La Liga Spanyol, di Mendizorroza Stadium, Vitoria, Kamis (14/5/2026) dini hari WIB. (ANDER GILLENEA / AFP)

Penampilan pemain muda menjadi salah satu hal yang mencuri perhatian. Alvaro Cortes menjalani debut dan tampil cukup solid di lini belakang.

Selain Cortes, beberapa pemain muda lain juga mendapat pujian dari Flick. Mereka dinilai menunjukkan kualitas dan kesiapan untuk bersaing di tim utama.

"Itu adalah pertandingan pertamanya. Saya melihat dia percaya diri saat menguasai bola. Dia melakukan debut karena cara dia berlatih," ucap Flick.

"Itulah yang ingin saya lihat dari pemain Barca. Mereka harus memberikan segalanya dalam latihan bersama tim utama dan bermain baik untuk tim cadangan," tutup Flick.

Sumber: FotMob


Persaingan Sengit di Liga Spanyol

Rekomendasi

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya