Timnas Futsal Indonesia Tembus Ranking 14 Dunia, FFI Susun Strategi Bersaing di Level Elite Global

Timnas Futsal Indonesia membutuhkan strategi khusus dan baru untuk bersaing di level elite setelah menempati peringkat 14 dunia.

oleh Dimas Ramadhan WicaksanaDiterbitkan 12 Mei 2026, 20:53 WIB
Pemain Timnas Futsal Indonesia merayakan gol ke gawang Iran dalam laga final Piala Asia Futsal 2026 di Indonesia Arena, Jakarta, Sabtu (7/2/2026). (Bola.com/Abdul Aziz)

Liputan6.com, Jakarta - Federasi Futsal Indonesia (FFI) meluapkan rasa bangga dan bahagia atas pencapaian Timnas Futsal Indonesia menembus peringkat 14 dunia dalam ranking FIFA terbaru pada Jumat (8/5).

Timnas Futsal Indonesia resmi berada di urutan ke-14 dunia dengan raihan 1269,82 poin. Peringkat skuad Garuda melonjak 10 tingkat dari sebelumnya menempati posisi ke-24 dunia. 

Kenaikan tersebut menjadi pencapaian besar bagi skuad Garuda futsal setelah dalam beberapa tahun terakhir terus menunjukkan perkembangan di level internasional.

"Kami sangat bangga sekali lagi, pencapaian timnas mencapai peringkat 14 dunia. Tentu kita berharap dan optimis bisa lebih tinggi lagi dengan kerja keras," kata Michael Victor Sianipar selaku Ketua Umum FFI usai Kongres Biasa Futsal Indonesia di Jakarta pada Selasa (12/5).


Masuk Persaingan Elite Global

Timnas Futsal Indonesia Vs Timnas Futsal Argentina. (Bola.com/Bagaskara Lazuardi).

Di sisi lain, Michael sadar betul posisi Timnas Futsal Indonesia sekarang membuat pihaknya harus lebih bersungguh-sungguh dalam menangani Garuda. Sebab persaingannya sudah dengan tim-tim negara level elite. Terutama empat negara raksasa dunia saat ini, yakni Brasil, Portugal, Spanyol, dan Argentina.

"Tapi saya juga perlu realistis sampaikan, kalau sudah di 15 besar, 20 besar dunia, push rank itu makin susah. Kenapa? Karena ini persaingannya sudah di level elite global ini. Prancis juga. Jadi kalau kita mau masuk 10 besar dunia, kita harus geser Prancis. Gimana caranya geser Prancis? Kecuali, kita serius berbenah," terang Michael.

"Jadi saya pikir, futsal Indonesia dari peringkat 30 ke 20 besar, itu satu loncatan. Tapi kalau 20 sudah sampai dengan sekarang 14 besar, loncatan yang luar biasa lagi. Tapi kalau mau loncat lagi, strateginya harus berbeda. Enggak bisa dengan strategi sama yang kemarin membawa kita ke titik ini," sambungnya.


Susun Strategi Tembus 10 Besar Dunia

Pemian Timnas Futsal Indonesia melakukan briefing dengan pelatih Hector Souto setelah laga lanjutan 4 Nations World Series 2025 melawan Argentina di Jakarta International Velodrome, Rawamangun, Sabtu (01/02/2025). (Bola.com/Bagaskara Lazuardi)

Karena itu, FFI disebut Michael Victor tengah merumuskan untuk mewujudkan mimpi tersebut. Langkah awalnya adalah dengan memperkuat ekosistem futsal dan membutuhkan sinergi dengan sepak bola yang erat.

Michael mencontohkan empat negara elite global saat ini punya satu kesamaan penting. Yakni ranking FIFA futsal dan sepak bolanya sama-sama berada di 10 besar dunia. Berbeda dengan tim nasional negara yang rankingnya di luar itu, prestasi dan pencapaian timnas futsal dan sepak bolanya berbeda.

Lanjut Baca:

"Kemiripan mereka adalah sepak bolanya maju, futsalnya juga maju. Kalau 15 besar dunia mungkin sepak bola sama futsal jalan sendiri-sendiri ya masih bisalah salah satu masuk 15 besar dunia. Tapi kalau udah 5 besar dunia, itu futsalnya maju kalau bisa sampai ke titik itu kalau erat dengan ekosistem sepak bola," katanya.

Rekomendasi

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya