Pariaman Menjadi Kotamadya

Nasri Nasar dan Mahyudin akhirnya dilantik sebagai wali kota dan wakil wali Kota Pariaman, Sumatra Barat. Pelantikan mereka sempat ditunda sebulan menyusul prot

oleh Liputan6.comDiterbitkan 12 Oktober 2003, 05:39 WIB
pariaman

Liputan6.com, Pariaman: Setelah terkatung-katung hampir satu bulan, Nasri Nasar dan Mahyudin akhirnya dilantik sebagai wali kota dan wakil wali Kota Pariaman, Sumatra Barat, Sabtu (11/10). Sekarang Pariaman menjadi kotamadya, terpisah dari Kabupaten Padang Pariaman. Pelantikan mendapat aplaus meriah dari warga. Maklum, baru kali ini mereka memiliki wali kota sendiri. Sebelum menjadi kota definitif, Pariaman berstatus kota administratif. Sedianya pelantikan Nasri-Mahyudin dilaksanakan pada September 2003. Tapi sebagian warga menolak karena wali kota terpilih dituduh melakukan politik uang. Sebab Nasri dan Mahyudin memang tak pernah diunggulkan. Pasangan Nasri-Mahyudin terpilih setelah meraih 13 dari 19 suara anggota DPRD Kota Pariaman, September 2003. Sisanya dikantongi pasangan Bagindo Djaya Satria dan Jonimar Boer. Selisih perolehan suara itulah yang melahirkan kecurigaan kalau Nasri menerapkan politik uang. Apalagi anggaran proses pemilihan minim: Rp 4,6 juta.(ICH/Denni Risman)

Tag Terkait

Rekomendasi

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya