Liputan6.com, Jakarta - BMKG atau Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika memprakirakan cuaca di wilayah DKI Jakarta hujan ringan pada Selasa sore (12/5/2026).
BMKG melalui laman resminya www.bmkg.go.id merinci, wilayah DKI Jakarta pada pagi hari seperti Jakarta Pusat, Jakarta Timur, Jakarta Barat, Jakarta Selatan, Jakarta Utara, dan Kepulauan Seribu diprediksi bakal berawan tebal.
Advertisement
"Memasuki siang hari, sebagian wilayah Jakarta diperkirakan cerah berawan. Sedangkan pada sore hari wilayah Jakarta diprakirakan hujan ringan," kata BMKG dikutip dari Antara, Selasa (12/5/2026).
Suhu udara di Jakarta pagi hari diprakirakan berada pada kisaran minimum 24 derajat hingga 30 derajat Celsius. Lalu memasuki siang hari suhu udara mencapai 29 sampai 32 derajat Celsius. Sedangkan malam hari mencapai 26 sampai 29 derajat Celcius.
Sebelumnya, cuaca panas esktrem dan hawa gerah melanda sejumlah daerah di Indonesia belakang ini. Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) menjelaskan pemicunya.
Deputi Bidang Klimatologi BMKG Ardhasena Sopaheluwakan menjelaskan, kondisi ini terjadi akibat gerak semu matahari tahunan yang berada dekat ekuator atau wilayah selatan ekuator.
Penyebab Cuaca Panas Ekstrem di Sejumlah Wilayah Indonesia, Puncak Kemarau Agustus 2026
Kondisi ini semakin parah akibat kombinasi berbagai faktor. Seperti minimnya awan, peralihan musim, dan dampak pemanasan global.
"Sebagian besar wilayah Indonesia di bagian selatan seperti NTT, NTB, Bali, Jawa Timur memang saat ini sedang atau menjelang memasuki fase peralihan dari musim hujan ke kemarau yang ditandai dengan kondisi cuaca dinamis, dengan beberapa hari terasa panas namun kadang kadang terjadi hujan lebat," kata dia dalam keterangannya kepada Liputan6.com, dikutip Sabtu 2 Mei 2026.
Berdasarkan catatan BMKG pada bulan April, sejumlah daerah di Indonesia merasakan suhu tinggi, bahkan tembus di atas 35 derajat celcius hingga 36 derajat celcius. Ada lima daerah dengan suhu tertinggi.
Lima Daerah Suhu Tertinggi di Indonesia
1. Balai Besar MKG Wilayah I, Medan, Sumatera Utara: 36.3
2. Balai Besar MKG Wilayah II, Ciputat, Banten: 36.0
3. Stamet Sanggu, Barito Selatan, Kalimantan Tengah: 36.0
4. Stamet Fatmawati Soekarno, Bengkulu, Bengkulu: 35.8
5. Staklim Bengkulu, Bengkulu, Bengkulu: 35.6
Panas Berlanjut Sampai Mei
Ardhasena mengatakan, kondisi panas akan berlanjut di bulan Mei. Apalagi pada bulan ini wilayah-wilayah selatan Indonesia, seperti Jawa, Bali, NTB, dan NTT memasuki musim kemarau. BMKG juga memprediksi bahwa musim kemarau 2026 akan terasa lebih kering dibanding tahun sebelumnya.
"Mei wilayah-wilayah ini sudah memasuki musim kemarau sehingga curah hujan cenderung sedikit dan pemanasan matahari cenderung maksimal," tuturnya.
Selain itu, BMKG menyebut akumulasi curah hujan pada periode musim kemarau di sebagian besar Indonesia diprediksi pada kategori bawah normal atau lebih kering dari biasanya.
Sementara puncak musim kemarau di sebagian besar wilayah Indonesia diprediksi terjadi pada bulan Agustus 2026.