Barcelona Juara La Liga, Lionel Messi Ikut Larut dalam Euforia

Kesuksesan Barcelona mempertahankan gelar La Liga usai mengalahkan Real Madrid rupanya ikut membangkitkan emosi Lionel Messi.

oleh Ari Rachman PrayogaDiterbitkan 11 Mei 2026, 16:35 WIB
Barcelona resmi mengunci gelar Liga Spanyol musim 2025/2026 setelah memenangkan laga bertajuk El Clasico melawan Real Madrid pada Minggu (10/10/2026) waktu setempat. (AP Photo/Joan Monfort)

Liputan6.com, Jakarta - Kesuksesan Barcelona mempertahankan gelar La Liga rupanya ikut membangkitkan emosi Lionel Messi. Meski kini bermain bersama Inter Miami di Amerika Serikat, megabintang asal Argentina itu tetap menunjukkan kecintaannya kepada klub yang telah membesarkan namanya.

Tak lama setelah Barcelona memastikan diri menjadi juara La Liga untuk kedua musim beruntun, Messi langsung mengunggah pesan singkat namun penuh makna melalui akun Instagram pribadinya. Unggahan tersebut sontak ramai dibicarakan para pendukung Blaugrana di media sosial.

“Campeones!!! Visca el Barca!!!” tulis Messi, yang berarti “Juara! Hidup Barca!”

Ucapan itu menjadi bentuk dukungan emosional Messi terhadap skuad asuhan Hansi Flick yang tampil dominan sepanjang musim. Meski telah meninggalkan Camp Nou sejak 2021, hubungan Messi dengan Barcelona memang tidak pernah benar-benar terputus.

Sebagai pencetak gol terbanyak sepanjang sejarah klub, Messi kerap menunjukkan bahwa hatinya masih tertinggal di Catalonia. Tak heran jika keberhasilan Barcelona kembali mengangkat trofi La Liga menjadi momen spesial bagi peraih delapan Ballon d'Or tersebut.


Barcelona Segel Gelar dengan Kemenangan atas Real Madrid

Hasil 2-0 tersebut membuat Barcelona tak terkejar di puncak klasemen sementara dengan raihan 91 poin atau terpaut 14 angka dari Real Madrid dalam tiga laga tersisa. (AFP/Josep Lago)

Keberhasilan Barcelona musim ini terasa semakin sempurna karena gelar dipastikan usai menaklukkan rival abadi mereka, Real Madrid CF, dalam laga El Clasico di Spotify Camp Nou.

Barcelona menang meyakinkan 2-0 lewat gol Marcus Rashford dan Ferran Torres pada babak pertama. Hasil tersebut membuat Blaugrana unggul 14 poin di puncak klasemen dengan tiga pertandingan tersisa, sekaligus memastikan gelar juara tak lagi bisa dikejar rival-rivalnya.

Sebelum pertandingan dimulai, Barcelona sebenarnya hanya membutuhkan satu poin untuk mengunci trofi. Namun, kemenangan atas Madrid memberi nuansa yang jauh lebih istimewa bagi para suporter.

Atmosfer perayaan di Catalonia pun pecah setelah peluit panjang berbunyi. Bukan hanya karena Barcelona sukses mempertahankan gelar liga, tetapi juga karena mereka mencatat sejarah baru dalam rivalitas El Clasico.


El Clasico Bersejarah

Ini menjadi gelar Liga Spanyol back-to-back bagi Barcelona dan pelatih Hansi Flick. (AFP/Josep Lago)

Untuk pertama kalinya, Barcelona mampu memastikan gelar La Liga secara matematis langsung di hadapan Real Madrid. Momen ini menjadi catatan spesial dalam sejarah panjang persaingan dua raksasa Spanyol tersebut.

Tak hanya itu, kemenangan tersebut juga membuat rekor pertemuan kedua tim kini kembali seimbang. Barcelona dan Real Madrid sama-sama mengoleksi 106 kemenangan dalam duel El Clasico sepanjang sejarah.

Dominasi Barcelona dalam dua musim terakhir pun mempertegas kebangkitan mereka di kompetisi domestik. Di bawah arahan Hansi Flick, Blaugrana tampil konsisten dan berhasil mengembalikan aura superioritas mereka di sepak bola Spanyol.

Sementara itu, reaksi Lionel Messi menjadi simbol bahwa ikatan emosional antara sang legenda dan Barcelona masih begitu kuat. Meski kini berjauhan secara geografis, Messi tetap menjadi bagian dari setiap momen besar yang dirayakan Blaugrana.


Klasemen Liga Spanyol 2025/2026

Rekomendasi

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya