Liputan6.com, Sukabumi - Aksi kekerasan jalanan kembali meresahkan warga Sukabumi. Dua pelajar SMKN 1 Cibadak menjadi korban pembacokan brutal pada Jumat sore 8 Mei 2026. Insiden ini terjadi di dua lokasi berbeda, yakni di Jalan Raya Siliwangi dan Jalan Perintis Kemerdekaan, Cibadak, Sukabumi, Jawa Barat (Jabar).
Peristiwa bermula saat korban berinisial SS (16) dan RG (18) sedang dalam perjalanan pulang sekolah menggunakan sepeda motor.
Advertisement
Saat melintas di kawasan Jalan Raya Siliwangi sekitar pukul 17.00 WIB, mereka berpapasan dengan rombongan pelajar lain. Secara tiba-tiba, kelompok penyerang mengayunkan senjata tajam ke arah korban.
Meski terluka di bagian kepala, SS sempat berusaha menyelamatkan diri. Namun, para pelaku terus melakukan pengejaran secara brutal hingga ke depan SDN 3 Cibadak.
Di lokasi kedua inilah, rekan SS berinisial RG turut menjadi sasaran sabetan senjata tajam dari arah belakang.
Kapolsek Cibadak Kompol Idji Djubaedi mengonfirmasi, pihaknya telah bergerak cepat menangani kasus ini.
"Anggota Polsek Cibadak langsung menuju lokasi untuk olah TKP dan mengevakuasi kedua korban ke RSUD Sekarwangi guna mendapatkan pertolongan medis segera," tegas Idji dalam keterangan resminya, Sabtu (9/5/2026).
Penyelidikan Sementara
Berdasarkan penyelidikan sementara, para pelaku diduga mengenakan atribut dari salah satu sekolah teknik di wilayah Cisaat.
Akibat serangan tersebut, SS harus menerima 17 jahitan, sementara RG mendapat 5 jahitan di kepala. Saat ini, kondisi keduanya dilaporkan mulai membaik.
Kompol Idji memastikan pengejaran terhadap pelaku menjadi prioritas utama. Kasus ini nantinya akan dilimpahkan ke Unit PPA Sat Reskrim Polres Sukabumi karena melibatkan anak di bawah umur.
"Kami tengah melakukan penyelidikan mendalam untuk mengidentifikasi identitas para pelaku yang kabur tersebut," tutupnya.