Partai Nasdem dan Partai Golkar menyatakan siap untuk berkoalisi dalam Pemilu 2014. Sinyal itu tampak dalam acara buka bersama, yang dihadiri oleh Aburizal Bakrie dan Surya Paloh.
"Persahabatan saya (dengan Aburizal Bakrie) sudah berpuluh-puluh tahun. Kenapa nggak? Kalau harus saling membantu," kata Ketua Umum Nasdem Surya Paloh di kantor DPP Nasdem, Jakarta Pusat, Rabu (10/7/2013).
Surya membuka lebar koalisi dengan Partai Golkar. Sekalipun Golkar meminta bantuan, Partai Nasdem siap memberikan. "Kalau Ical minta bantuan, saya akan siap. Kalau tidak sanggup, yaa gimana," ujar Surya Paloh.
Mendengar itu Ketua Umum Partai Golkar Aburizal Bakrie menyatakan keterbukaannya. "Untuk berkoalisi, kenapa tidak?" kata politisi yang akrab disapa Ical ini.
Menurut Ical, di bulan yang baik ini, sebaiknya memang dihabiskan dengan bersilaturahmi satu sama lainnya. "Jadi bisa saja, ada silahturahmi politik," kata Ical.
Selain itu, mantan kolega se-partai itu membantah bahwa pertemuan di kantor Nasdem adalah pertemuan pertama antara Surya dengan Ical. Menurut Ical, mereka kerap bertemu, hanya tak tersiar oleh media saja. "Kalau tak terekspose, itu mungkin," tegas Ical. (Sul/Ism)
"Persahabatan saya (dengan Aburizal Bakrie) sudah berpuluh-puluh tahun. Kenapa nggak? Kalau harus saling membantu," kata Ketua Umum Nasdem Surya Paloh di kantor DPP Nasdem, Jakarta Pusat, Rabu (10/7/2013).
Surya membuka lebar koalisi dengan Partai Golkar. Sekalipun Golkar meminta bantuan, Partai Nasdem siap memberikan. "Kalau Ical minta bantuan, saya akan siap. Kalau tidak sanggup, yaa gimana," ujar Surya Paloh.
Mendengar itu Ketua Umum Partai Golkar Aburizal Bakrie menyatakan keterbukaannya. "Untuk berkoalisi, kenapa tidak?" kata politisi yang akrab disapa Ical ini.
Menurut Ical, di bulan yang baik ini, sebaiknya memang dihabiskan dengan bersilaturahmi satu sama lainnya. "Jadi bisa saja, ada silahturahmi politik," kata Ical.
Selain itu, mantan kolega se-partai itu membantah bahwa pertemuan di kantor Nasdem adalah pertemuan pertama antara Surya dengan Ical. Menurut Ical, mereka kerap bertemu, hanya tak tersiar oleh media saja. "Kalau tak terekspose, itu mungkin," tegas Ical. (Sul/Ism)