Khvicha Kvaratskhelia dan Kekagumannya pada Legenda Real Madrid

Khvicha Kvaratskhelia mengungkap Guti sebagai idolanya sejak kecil. Bintang PSG itu juga berbicara soal karier, perjalanan, dan hubungannya dengan sang legenda

oleh Aga Deta AndityaDiterbitkan 07 Mei 2026, 16:19 WIB
Pemain Paris Saint-Germain (PSG), Khvicha Kvaratskhelia, merayakan keberhasilan timnya lolos ke final Liga Champions 2025/2026 setelah bermain imbang 1-1 dengan Bayern Munchen di leg kedua semifinal Liga Champions yang berlangsung di Allianz Arena, Munchen, Kamis (7/5/2026) dini hari WIB. PSG lolos ke final berkat kemenangan agregat 6-5. (FRANCK FIFE / AFP)

Liputan6.com, Jakarta - Khvicha Kvaratskhelia mengungkap sosok yang ia kagumi sejak kecil dalam perjalanan kariernya di dunia sepak bola. Winger Paris Saint-Germain (PSG) itu menyebut legenda Real Madrid, Guti, sebagai idolanya.

Pernyataan tersebut disampaikan menjelang laga penting PSG melawan Bayern Munchen di Liga Champions. Kvaratskhelia berbicara mengenai pengaruh besar yang membentuk gaya bermainnya.

Pemain asal Georgia itu kini dikenal sebagai salah satu penyerang sayap terbaik di Eropa. Ia juga telah meraih gelar Liga Champions bersama PSG pada musim sebelumnya.

Kariernya terus menanjak sejak tampil impresif bersama Napoli di Serie A. Performanya kemudian membuat PSG menebusnya dengan nilai transfer tinggi pada 2025.


Guti Jadi Inspirasi Utama Kvaratskhelia

Pemain Bayern Munchen, Dayot Upamecano (kanan), berusaha untuk menghentikan pemain Paris Saint-Germain (PSG), Khvicha Kvaratskhelia, dalam laga leg kedua semifinal Liga Champions 2025/2026 di Allianz Arena, Munchen, Kamis (7/5/2026) dini hari WIB. (AP Photo/Matthias Schrader)

Kvaratskhelia mengaku bahwa Guti memiliki peran penting dalam membentuk cara pandangnya terhadap sepak bola. Ia terinspirasi oleh gaya bermain dan visi permainan sang legenda Real Madrid.

Ia bahkan menyebut pernah meniru idolanya sejak masih kecil dengan cara yang sederhana. Hal itu menunjukkan kedekatan emosionalnya dengan sosok Guti.

“Waktu kecil saya suka Guti,” ujar Kvaratskhelia kepada DAZN.

“Dulu saya sering menonton permainannya dan sangat menyukai cara dia memahami permainan serta umpan-umpan yang dia buat… jadi dia adalah idola saya.

"Saya bahkan punya kaus yang saya tulis sendiri ‘Guti’ dengan spidol, dan saya memakainya saat bermain. Jadi ya, dia adalah idola saya dan saya sangat menghormatinya,” ucap Kvaratskhelia.


Hubungan Kvaratskhelia dengan Guti

Guti merupakan salah satu pemain paling setia membela Real Madrid sejak 1986 silam. Ia turut berkontribusi mengangkat 15 gelar untuk Los Blancos. Pada tahun 2010, Dirinya meninggalkan Bernabeu menuju Besiktas dengan status bebas transfer. (Foto: AFP/Pierre-Philippe Marcou)

Guti sendiri mengaku senang setelah mengetahui dirinya menjadi idola Khvicha Kvaratskhelia sejak kecil. Mantan pemain Real Madrid itu juga menyebut hubungan mereka terjalin dengan baik dalam beberapa waktu terakhir.

Keduanya diketahui sempat berkomunikasi melalui media sosial dan saling bertukar jersey. Guti pun mengikuti perkembangan karier pemain PSG tersebut dengan penuh perhatian.

“Kami pernah melewati beberapa momen menyenangkan bersama. Saya memberinya salah satu jersey saya, dan dia juga memberikan salah satu jersey miliknya yang sekarang saya simpan di rumah," ungkap Guti.

"Kami juga sempat berbicara lewat Instagram, dan saya sangat senang melihat perkembangan yang ia tunjukkan. Sempat ada pembicaraan bahwa dia bisa saja bergabung dengan Real Madrid atau Barcelona.

“Saya pikir dia adalah pemain yang fantastis, sangat menentukan lewat gol-golnya, dan ketika merasa nyaman seperti sekarang di PSG, dia menjadi pemain top.”

Sumber: FotMob


Persaingan Sengit di Liga Champions

Rekomendasi

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya