Emiten Tambang Nikel Ini Mau Bagi Dividen Rp 382,88 Miliar, Catat Jadwalnya!

PT PAM Mineral Tbk siap tebar dividen tunai tahun buku 2025 sebesar Rp 382,88 miliar atau Rp 36 per saham. Simak jadwal lengkap cum dividen.

oleh Tira SantiaDiterbitkan 07 Mei 2026, 10:40 WIB
Suasana kantor Bursa Efek Indonesia, Jakarta, Kamis (10/11). Dari 538 saham yang diperdagangkan di Bursa Efek Indonesia, 181 saham menguat, 39 saham melemah, 63 saham stagnan, dan sisanya belum diperdagangkan. (Liputan6.com/Angga Yuniar)

Liputan6.com, Jakarta - PT PAM Mineral Tbk (NICL) akan membagikan dividen tunai tahun buku 2025 sebesar Rp 6 per saham kepada para pemegang saham. Keputusan dari tersebut telah disetujui dalam Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) yang digelar pada 4 Mei 2026.

Mengutip Keterbukaan Informasi BEI, Kamis (7/5/2026) total nilai dividen final yang akan dibagikan perseroan mencapai Rp 63,81 miliar. Dengan jumlah tersebut, setiap pemegang saham akan memperoleh dividen sebesar Rp 6 per saham.

Pembagian dividen perusahaan pertambangan nikel yang beroperasi di Sulawesi Tenggara dan Sulawesi Tengah. ini melengkapi dividen interim yang sebelumnya telah dibagikan perseroan sebesar Rp 30 per saham. Perseroan menyebutkan seluruh nilai dividen tersebut telah ditetapkan dan tidak terdapat efek bersifat ekuitas selain saham yang dapat dikonversi menjadi saham.

Pembagian dividen final ini menjadi bagian dari total dividen tahun buku 2025 yang dibagikan perusahaan kepada pemegang saham.

Adapun sebelumnya PT PAM Mineral Tbk telah lebih dahulu menyalurkan dividen interim sebesar Rp 30 per saham dengan total nilai Rp 319,06 miliar. Dengan demikian, total dividen tunai yang dibagikan perseroan untuk tahun buku 2025 mencapai Rp 36 per saham atau senilai Rp 382,88 miliar.

 

Jadwal Pembagian Dividen hingga Pembayaran

Pada pembukaan pasar usai libur Lebaran 2025, pada Selasa (8/4/2025), saham-saham Indonesia merosot lebih dari sembilan persen ke level 5.912. (BAY ISMOYO/AFP)

Perseroan menetapkan tanggal cum dividen di pasar reguler dan negosiasi pada 12 Mei 2026. Sementara tanggal ex dividen di pasar reguler dan negosiasi jatuh pada 13 Mei 2026.

Untuk pasar tunai, tanggal cum dividen ditetapkan pada 18 Mei 2026 dan ex dividen pada 19 Mei 2026. Adapun daftar pemegang saham (DPS) yang berhak atas dividen tunai akan ditentukan pada 18 Mei 2026 pukul 16.00 WIB.

Sementara pembayaran dividen kepada para pemegang saham dijadwalkan berlangsung pada 26 Mei 2026. Perseroan menegaskan jadwal tersebut mengacu pada hasil keputusan RUPST tahunan yang telah diselenggarakan awal Mei lalu.

 

Ditopang Laba Bersih Rp 344,45 Miliar

Bursa Efek Indonesia (BEI) sempat menghentikan perdagangan sementara selama 30 menit atau trading halt karena penurunan lebih dari 8%. Liputan6.com/Herman Zakharia)

Pembagian dividen PAM Mineral didasarkan pada kinerja keuangan perseroan hingga 31 Desember 2025. Dalam laporan tersebut, laba bersih yang dapat diatribusikan kepada entitas induk tercatat sebesar Rp 344,45 miliar.

Selain itu, saldo laba ditahan yang tidak dibatasi penggunaannya mencapai Rp 85,09 miliar. Sementara total ekuitas perseroan tercatat sebesar Rp 776,42 miliar pada akhir 2025.

Manajemen berharap kebijakan dividen tersebut dapat memberikan nilai tambah bagi investor sekaligus menjaga kepercayaan pasar terhadap kinerja perusahaan.

 

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya