Jakmania Tuntut Persija Bungkam Persib Bandung, Jadi Obat Pelipur Lara Terusir dari Jakarta

Kelompok suporter Jakmania menegaskan kemenangan jadi kewajiban yang diraih Persija saat menjamu Persib Bandung di Samarinda.

oleh Dimas Ramadhan WicaksanaDiterbitkan 07 Mei 2026, 11:30 WIB
Pemain Persija Jakarta menyalami para The Jakmania yang hadir langsung memberikan dukungan jelang lawan Persib Bandung di Persija Training Ground, Bojong Sari, Depok, Jawa Barat, Jumat (9/1/2026). (Bola.com/M Iqbal Ichsan)

Liputan6.com, Jakarta - Kekecewaan mendalam dirasakan oleh segenap suporter Persija Jakarta, The Jakmania terkait lokasi pertandingan melawan Persib Bandung. Para pendukung setia Macan Kemayoran sangat kecewa dengan keputusan laga tersebut dipindah hingga keluar Pulau Jawa, tepatnya ke Samarinda, Kalimantan Timur.

Duel Persija Jakarta vs Persib Bandung telah dipastikan tetap bergulir pada Minggu, 10 Mei 2026. Namun, pertandingan itu bukan digelar di Jakarta International Stadium maupun Stadion Utama Gelora Bung Karno, melainkan di Stadion Segiri, Samarinda.

Keputusan pemindahan ini diambil setelah berbagai pertimbangan keamanan dari pihak kepolisian terkait laga Persija vs Persib. Hal itu membuat Macan Kemayoran tak boleh main di Jakarta, dan tampil tanpa penonton jika bermain di sekitar Pulau Jawa.


Obat Sakit Hati

Ketua Umum The Jakmania, Diky Soemarno, saat bermain FIFA 20 di Kantor KLY, Gondangdia, Kamis (25/6/2020). Acara bertajuk BOLA Esports Challenge ini mempertemukan pemain Persija dengan The Jakmania pada pertandingan FIFA 20. (Bola.com/M Iqbal Ichsan)

Diky Soemarno selaku Ketua Umum The Jakmania, mengaku kecewa dengan keputusan tersebut. Namun, ia menegaskan langkah itu harus tetap dihormati oleh suporter.

Karena itu, Diky menuntut Persija Jakarta untuk melakukan satu hal. Yakni mengalahkan Persib Bandung sebagai obat pelipur lara dari situasi yang ada saat ini.

"Harapan kami sederhana sekali, kekecewaan Jakmania sangat amat besar, cuma bisa satu obatnya: Persija menang," kata Diky di Mabes Polri, Jakarta, Rabu (6/5/2026).


Ubah Energi Kekecewaan

The Jakmania menyalakan Flare saat merayakan kemenangan Persija Jakarta atas PSIM Yogyakarta pada laga pekan ke-14 BRI Super League 2025/2026 di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Jakarta, Jumat (28/11/2025) malam. (Bola.com/M Iqbal Ichsan)

Diky menambahkan, para penggawa Persija Jakarta wajib membawa energi kekecewaan The Jakmania sebagai pelecut saat melawan Persib. Mereka harus mengubah energi negatif itu untuk membawa poin penuh dari Samarinda.

"Persija harus membawa energi kekecewaan kami menjadi energi untuk mereka sehingga mereka bisa menang pertandingan nanti," kata Diky.

"Mereka bisa pulang ke Jakarta membawa poin tiga dan ya mungkin itu yang bisa mengobati kekecewaan kami walaupun sedikit sekali," sambungnya.


Harus Diterima

Dalam kesempatan itu, Diky yang turut hadir dalam rapat koordinasi penentuan venue duel klasik antara Persija Jakarta vs Persib Bandung, sedikit menjelaskan perihal kronologi Macan Kemayoran terusir dari rumahnya.

Diky menyebut keputusan pemindahan pertandingan tersebut diambil setelah pertimbangan matang-matang dari atensi pimpinan serta hasil koordinasi dengan berbagai pihak terkait. Sehingga mau tak mau laga Persija vs Persib diadakan di Samarinda.

"Tapi ya ternyata memang keputusannya ada atensi dari pimpinan, ada atensi dari berbagai pihak bahwa memang mungkin ada hal-hal yang dikhawatirkan menimbulkan berefek yang luar biasa ketika pertandingan Persija-Persib berlangsung di Jakarta," ujar Diky.

Rekomendasi

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya