PPK-GBK Ungkap Alasan Belum Setujui Persija vs Persib, Padahal Sudah Direstui PSSI

PPK-GBK memberikan penjelasan terkait rencana pertandingan Persija Jakarta vs Persib Bandung di Stadion Utama Gelora Bung Karno.

oleh Dimas Ramadhan WicaksanaDiterbitkan 05 Mei 2026, 14:00 WIB
Ketua PSSI, Erick Thohir, didampingi Direktur Utama PPK-GBK, Rakhmadi Afif, meninjau langsung kondisi terkini dari rumput Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK) di H-7 jelang pertandingan Timnas Indonesia kontra Jepang di Kualifikasi Piala Dunia 2026. (Bola.com/M Iqbal Ichsan)

Liputan6.com, Jakarta - Pusat Pengelolaan Komplek Gelora Bung Karno (PPK-GBK) akhirnya angkat bicara mengenai rencana pertandingan Persija Jakarta vs Persib Bandung di Stadion Utama Gelora Bung Karno. Pihak pengelola memberikan penjelasan mengapa belum juga menandatangani surat izin.

Venue pertandingan Persija Jakarta vs Persib Bandung masih menjadi misteri besar. Laga sarat gengsi dengan rivalitas tinggi itu belum mendapatkan kepastian perihal lokasi laga, padahal tinggal lima hari lagi.

Sesuai jadwal, pertarungan Persija vs Persib akan dimainkan di Jakarta pada Minggu (10/5). Rencana awal laga itu akan berlangsung di Jakarta International Stadium. Namun pihak panitia pelaksana pertandingan mengupayakan agar bisa digelar di Stadion Utama GBK.

Pelaksanaan duel Persija vs Persib di GBK pun dikabarkan sudah hampir rampung. Pihak kepolisian dan PSSI telah merestui agar laga tersebut bisa terselenggara. Tapi hingga kini pihak pengelola belum memberikan persetujuan dan menandatangani surat keputusan.

 


Respons PPK-GBK

Ketua PSSI, Erick Thohir, didampingi Sekjen PSSI, Yunus Nusi dan Direktur Utama PPKGBK, Rakhmadi Afif, meninjau langsung kondisi terkini dari rumput Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK) di H-7 jelang pertandingan Timnas Indonesia kontra Jepang di Kualifikasi Piala Dunia 2026. (Bola.com/M Iqbal Ichsan)

Direktur Utama PPK-GBK, Rakhmadi Afif Kusumo angkat bicara soal laga Persija vs Persib. Dia mengatakan pihaknya sangat terbuka agar laga itu bisa terlaksana di SUGBK.

Namun, PPK-GBK disebut olehnya baru bisa memutuskan setelah rapat koordinasi (rakor) antara pengelola, pihak kepolisian, Pemerintah Provinsi Jakarta, dan stakeholder terkait.

"Gelora Bung Karno pada prinsipnya terbuka untuk penyelenggaraan pertandingan sepak bola, termasuk kegiatan berskala besar lainnya," kata Rakhmadi dalam keterangannya, dipetik Selasa (5/5).

"Saat ini GBK sedang menunggu hasil koordinasi pengamanan wilayah bersama Bapak Gubernur, pihak kepolisian, dan pihak-pihak terkait pada hari ini," tambahnya.


Ingin Pastikan Persija vs Persib Aman untuk Semua

Pemain Persib Bandung, Beckham Putra (kanan) berebut bola dengan pemain Persija Jakarta, Allano De Souza Lima dalam laga lanjutan BRI Super League 2025/2026 di Stadion Gelora Bandung Lautan Api, Bandung, Minggu (11/01/2026). (Bola.com/Abdul Aziz)

Rapat koordinasi itu sangat penting untuk PPK-GBK dalam mengambil keputusan terkait duel Persija vs Persib. Menurut Rakhmadi Afif, hasil rakor bakal jadi rujukan untuk memastikan semuanya berjalan lancar.

"Hasil koordinasi tersebut menjadi rujukan penting untuk memastikan kesiapan penyelenggaraan pertandingan, baik dari sisi pengamanan, operasional kawasan, maupun kenyamanan publik," tuturnya.

"GBK akan terus berkoordinasi secara konstruktif dengan seluruh pihak terkait agar pertandingan dapat berjalan aman, tertib, dan nyaman bagi pemain, penonton, suporter, serta masyarakat yang beraktivitas di kawasan GBK," sambung dia.

Rekomendasi

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya