Terungkap Biang Kerok Banjir Sawangan-Cipayung: Gunungan Sampah Longsor ke Kali

Ditemukan fakta penyebab banjir di perbatasan Sawangan-Cipayung disebabkan karena adanya longsoran tumpukan sampah yang masuk ke kali.

oleh Dicky Agung PrihantoDiterbitkan 05 Mei 2026, 05:29 WIB
Wali Kota Depok Supian Suri melihat langsung tumpukan sampah yang memadati kali sehingga aliran air tersumbat dan menyebabkan banjir di sekitar lokasi. (Liputam6.com/ Dicky Agung)

Liputan6.com, Depok - Wali Kota Depok Supian Suri melihat langsung penyebab banjir di wilayah perbatasan Sawangan dengan Cipayung. Tidak hanya itu, Supian turut mendengarkan keluhan warga terkait penyebab banjir di aliran Kali Pesanggrahan.

Supian Suri, mengatakan, Pemerintah Kota Depok ingin memastikan dan menyelesaikan persoalan yang dikeluhkan warga Pasir Putih, Sawangan. Hal itu disebabkan banjir akibat luapan Kali Pesanggrahan yang melintasi wilayah Sawangan.

"Ini kita sama-sama lihat, ini kondisi di sekitar TPA Cipayung di sampingnya ada Sungai Pesanggrahan," ujar Supian, Senin (4/5/2026).

Ditemukan fakta bahwa terhambatnya aliran Kali Pesanggrahan disebabkan gunungan sampah TPA Cipayung, longsor ke aliran Kali Pesanggrahan. Akibatnya, sampah yang jatuh ke aliran Kali Pesanggrahan, menyebabkan aliran air menjadi terhambat sehingga menimbulkan luapan air dan menyebabkan banjir.

"Terhambat alirannya karena banyaknya sampah yang longsor, sehingga membendung air yang pada akhirnya banyak warga yang kena banjir," jelas Supian.

Sampah yang longsor ke aliran Kali Pesanggrahan menyebabkan pendangkalan pada aliran air kali. Pemerintah Kota Depok berencana untuk melakukan pelebaran pada aliran Kali Pesanggrahan.

Selain melihat titik lokasi longsor sampah TPA Cipayung yang menyebabkan pendangkalan kali, Supian turut mendatangi rumah warga terdampak banjir. Pemerintah Kota Depok tidak hanya fokus pada permasalahan banjir, namun akan memperhatikan rumah warga yang terdampak banjir.

"Dari sekian warga yang kena banjir, sekian rumah, kita sudah lakukan pembebasan lahannya, karena mereka sudah tidak mungkin menempati tempat itu," terang Supian.

Terdapat belasan rumah warga yang terdampak banjir akibat longsornya sampah TPA Cipayung. Supian telah meminta Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPUPR) Kota Depok, untuk segera melakukan penanganan, guna memperlancar aliran Kali Pesanggrahan.

"Saya minta tolong Kadis PUPR untuk memperlancar aliran Sungai Pesanggrahan, sehingga tidak menyebabkan terhenti atau terbendungnya air yang menyebabkan banjir warga Pasir Putih," ucap Supian.

Pemerintah Kota Depok berusaha mencari cara guna mengurangi beban sampah pada TPA Cipayung. Komunikasi intensif antar pemerintah terus dilakukan, salah satunya mengalihkan sampah ke Bogor guna menjadi bahan baku listrik.

"Dari sekian warga yang terdampak, sekian rumah kita sudah lakukan pembebasan lahannya karena mereka sudah tidak mungkin menempati tempat itu," ungkap Supian.

Selain itu, lanjut Supian, terdapat beberapa titik rumah warga terdampak banjir, perlu dilakukan pendataan.

"Ada beberapa titik baru yang harus kita inventarisir, saya minta tolong Kadisrumkim inventarisir untuk segera dilakukan pembayaran, khususnya kondisi yang tidak memungkinkan lagi ditempati," pungkas Supian. 

Rekomendasi

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya