Update Operasional KRL Green Line Imbas Gangguan Listrik

Gangguan Listrik Aliran Atas (LAA) yang terjadi Jurangmangu membuat sejumlah perjalanan KAI Commuter terganggu, Senin (4/5/2026).

oleh Ady AnugrahadiDiterbitkan 04 Mei 2026, 20:52 WIB
Mulai 1 Juni 2023, PT Kereta Commuter Indonesia (KCI) akan menyesuaikan jadwal dan perjalanan Commuterline atau Kereta Rel Listrik (KRL) dan Kereta Bandara Soekarno-Hatta. (Liputan6.com/Johan Tallo)

Liputan6.com, Jakarta - Gangguan Listrik Aliran Atas (LAA) Jurangmangu membuat sejumlah perjalanan KAI Commuter terganggu, Senin (4/5/2026). Sejumlah rute dipangkas demi keselamatan penumpang.

Manager Public Relations KAI Commuter, Leza Arlan, mengatakan rekayasa operasi dilakukan akibat gangguan listrik aliran atas (LAA) di lintas Jurangmangu–Pondokranji.

"Guna keselamatan dan menekan keterlambatan perjalanan Commuter Line, KAI Commuter melakukan rekayasa pola operasi perjalanan dari arah Rangkasbitung/Parungpanjang hanya sampai Stasiun Serpong dan dari arah Tanah Abang hanya sampai Stasiun Kebayoran," ujar Leza dalam keterangannya, Senin (4/5/2026).

Gangguan LAA Jurangmangu terjadi sekitar pukul 16.30 WIB dan berdampak langsung pada lintas Tanah Abang-Rangkasbitung. Sejumlah perjalanan terhenti, bahkan listrik di dalam kereta sempat padam.

"Para pengguna yang Commuter Linenya berhenti dengan kondisi listrik padam untuk tetap mengutamakan keselamatan dan ikuti arahan petugas apabila hendak turun dari kereta," ucap Leza.

Di tengah gangguan LAA Jurangmangu, petugas gabungan KAI Daop 1 Jakarta dan KAI Commuter melakukan perbaikan di lokasi yang diguyur hujan. Pada pukul 17.50 WIB, aliran listrik antara Stasiun Pondok Ranji dan Stasiun Sudimara mulai kembali menyala.

"Curah hujan tinggi juga memicu genangan air di lintas Kebayoran-Pondokranji yang memperparah gangguan perjalanan. KAI Commuter menyatakan perbaikan terus dilakukan untuk menormalkan operasional malam ini," jelas Leza.

Percikan Api di LAA, Perjalanan KRL Tanah Abang–Rangkasbitung Dibatasi

Hingga kini, warga sekitar wilayah Gunung Putri menanti kepastian pengoperasian kembali stasiun tersebut, untuk mempermudah akses mobilitas ke berbagai wilayah di Jabodetabek. Tampak dalam foto, KRL Commuter Line saat melintasi Stasiun Gunung Putri (GPI) Kabupaten Bogor, Jawa Barat, Rabu 22 April 2026. (Kapanlagi.com/Budy Santoso)

Sebelumnya, KAI Commuter menyatakan adanya kendala operasional perjalanan KRL Commuter Line Rangkasbitung (green line - jalur commuter line relasi Tanah Abang–Rangkasbitung) akibat percikan api yang terjadi tiang Listrik Aliran Atas (LAA) sehingga mengganggu operasional kereta api tersebut pada Senin sore (4/5/2026).

Imbas insiden itu, sejumlah stasiun mengalami penumpukan penumpang terutama di Stasiun Tanah Abang pada Senin petang.

"Untuk keselamatan dan perjalanan Commuter Line dan Jaringan LAA dan untuk sementara aliran LAA dimatikan sementara," kata Manager Public Relations KAI Commuter, Leza Arlan dalam keterangan tertulis di Jakarta, Senin.

Ia menambahkan pemadaman jaringan LAA ini menyebabkan perjalanan Commuter Line Rangkasbitung lintas Pondokranji - Sudimara untuk semantara tidak dapat dilalui sejak pukul 16.30 WIB.

Ia menegaskan saat ini petugas terkait sedang melakukan penanganan dan upaya-upaya untuk segera menormalisasikan perjalanan Commuter Line di lokasi yang saat ini sedang diguyur hujan.

Rekomendasi

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya