Imbas Genangan, TransJakarta Sesuaikan Layanan di Rute Lebak Bulus-Pasar Baru

TransJakarta melakukan penyesuaian layanan di rute Lebak Bulus-Pasar Baru pada Senin (4/5/2026).

oleh Winda NelfiraDiterbitkan 04 Mei 2026, 19:10 WIB
Bus TransJakarta dan kendaraan lainnya menerobos genangan air di kawasan MH Thamrin, Jakarta, Senin (11/12). Arus lalu lintas di kawasan itu menjadi tersendat, lantaran air menggenangi dengan ketinggian sekitar 10-15 cm. (Liputan6.com/Faizal Fanani)

Liputan6.com, Jakarta - PT Transportasi Jakarta (TransJakarta) melakukan penyesuaian layanan di rute Lebak Bulus-Pasar Baru pada Senin (4/5/2026). Penyesuaian rute dilakukan karena adanya genangan yang terjadi di titik tersebut imbas hujan yang mengguyur Jakarta dan sekitarnya pada sore ini.

"Sehubungan dengan adanya Genangan Air di sekitar Gandaria City di Kedua arah kami menginformasikan bahwa pada pukul 17.10 WIB terjadi penyesuaian layanan pada Koridor 8 rute Lebak Bulus–Pasar Baru," ujar Kepala Departemen Humas dan CSR TransJakarta Ayu Wardhani kepada wartawan, Senin (4/5/2026).

Menurut dia, layanan di rute tersebut untuk sementara diperpendek menjadi Pasar Baru-Kebayoran-Pasar Baru.

"Pelanggan diimbau menyesuaikan rencana perjalanan dan mengikuti informasi terbaru melalui kanal resmi Transjakarta," ucap Ayu.

Sementara itu, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) DKI Jakarta menyebut bahwa hujan deras yang melanda wilayah DKI Jakarta dan sekitarnya pada Senin (4/5/2026) menyebabkan kenaikan Tinggi Muka Air pada Pos Pesanggrahan (Siaga 3) dan menyebabkan terjadinya beberapa genangan di wilayah ibu kota.

"BPBD mencatat saat ini terdapat dua ruas jalan tergenang," kata Kapusdatin BPBD DKI Jakarta, Mohamad Yohan dalam keterangannya, Senin (4/5/2026).

 

Wilayah Terdampak

Hujan deras yang sempat mengguyur Jakarta tadi malam menyebabkan jalan yang melewati terowongan Cawang tergenang.

Ada pun data wilayah terdampak sebagai ialah di Jalan Swadarma, Ulujami, Jakarta Selatan dan Jalan Ciledug Raya (Seskoal), Cipulir, Jakarta Selatan. Ketinggian genangan juga bervariasi, yani 30 hingga 70 sentimeter (cm).

Oleh sebab itu, sebagai upaya penanganan, BPBD DKI Jakarta mengerahkan personel untuk memonitor kondisi genangan di setiap wilayah dan mengkoordinasikan unsur Dinas SDA, Dinas Bina Marga, Dinas Gulkarmat untuk melakukan penyedotan genangan dan memastikan tali-tali air berfungsi dengan baik.

"BPBD DKI mengimbau kepada masyarakat agar tetap berhati-hati dan waspada terhadap potensi genangan," tandas Yohan.

Rekomendasi

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya