Liputan6.com, Roma - Gempa bumi kuat mengguncang wilayah timur laut Italia pada 6 Mei 1976, menewaskan sedikitnya 60 orang dan menyebabkan ratusan lainnya diduga terjebak di bawah reruntuhan bangunan.
Gempa utama, yang merupakan bagian dari tiga guncangan besar, tercatat berkekuatan magnitudo 6,5 dan terjadi sekitar pukul 20.00 waktu setempat. Getarannya dirasakan luas hingga ke sejumlah negara Eropa, termasuk Prancis, Jerman Barat, Austria, Cekoslowakia, serta Yugoslavia.
Advertisement
Kerusakan parah terjadi di sejumlah kota kecil di kawasan pegunungan Alpen Italia. Di Maiano, ratusan orang dilaporkan tertimbun, termasuk sekitar 50 keluarga yang terperangkap di bawah dua blok bangunan dan puluhan pengunjung restoran yang runtuh, dikutip dari laman BBC, Rabu (6/5/2026).
Laporan awal dari kantor berita Italia menyebutkan sedikitnya 15 jenazah ditemukan di Buia. Sementara itu, enam korban tewas dilaporkan di San Daniele del Friuli, tiga di Gemona, dan satu di Udine yang menjadi pusat gempa.
Terputusnya jaringan komunikasi menghambat proses pengumpulan informasi dan koordinasi penanganan darurat.
Di kota besar seperti Venesia dan Trieste, ribuan warga berhamburan keluar rumah menuju ruang terbuka saat gempa terjadi. Polisi melaporkan kepanikan meluas, dengan banyak warga meninggalkan kawasan padat penduduk dan memilih bermalam di luar ruangan demi menghindari potensi gempa susulan.