Liverpool Tumbang di Old Trafford, Carragher Mulai Cemaskan Masa Depan Arne Slot di Anfield

Liverpool kalah 2-3 dari MU di Old Trafford. Jamie Carragher khawatir masa depan Arne Slot terancam karena minimnya identitas tim.

oleh Dimas Ardi PrasetyaDiterbitkan 04 Mei 2026, 13:41 WIB
Michael Carrick (tengah) dan Arne Slot (kanan) bersalaman usai laga Manchester United vs Liverpool di pekan ke-35 Liga Inggris 2025/2026 di Old Trafford, Minggu (03/05/2026) malam WIB. (AP Photo/Dave Thompson)

Liputan6.com, Jakarta - Kekalahan pahit dialami Liverpool saat bertandang ke markas Manchester United pada pekan ke-35 Premier League 2025/2026. Bermain di Old Trafford, Minggu (03/05/2026) dini hari WIB, The Reds harus mengakui keunggulan tuan rumah dengan skor 2-3.

Pertandingan berjalan sengit sejak awal dengan kedua tim saling jual beli serangan. Namun, ketajaman lini depan Manchester United dan rapuhnya pertahanan Liverpool menjadi pembeda dalam laga krusial ini.

Dua gol Liverpool dicetak oleh Dominik Szoboszlai dan Cody Gakpo, tetapi itu tak cukup untuk menghindarkan mereka dari kekalahan. Manchester United memastikan kemenangan lewat gol Matheus Cunha, Benjamin Sesko, dan Kobbie Mainoo.

Hasil ini membuat Liverpool harus menunggu untuk mendapat tiket ke Liga Champions. Lebih dari sekadar angka, kekalahan ini juga memunculkan kekhawatiran besar soal arah tim di bawah asuhan Arne Slot.


Identitas yang Hilang, Ancaman Nyata untuk Slot

Liverpool harus mengakui keunggulan Paris Saint-Germain dengan skor 0-2 pada leg kedua perempat final Liga Champions 2025/2026. (AP Photo/Jon Super)

Jamie Carragher tak bisa menyembunyikan kegelisahannya melihat performa Liverpool musim ini. Ia menilai The Reds kehilangan identitas yang dulu begitu melekat di era Jurgen Klopp.

Menurut Carragher, masalah terbesar Liverpool bukan sekadar hasil buruk, melainkan absennya karakter permainan yang jelas. Situasi ini membuat posisi Arne Slot mulai dipertanyakan, terutama setelah kekalahan ke-18 musim ini.

Hal tersebut makin diperparah oleh lini belakang Liverpool yang terus menunjukkan kelemahan yang sama sepanjang musim. Padahal, klub sudah menggelontorkan dana besar pada bursa transfer musim panas, tetapi hasilnya belum terlihat signifikan.

"Apakah saya khawatir tentang ke mana arah Liverpool? Ya, saya khawatir,” ujar Carragher kepada Sky Sports.

"[Klopp] adalah seorang jenius. Ia melakukan sepak bola lebih baik daripada siapa pun. Yang dikhawatirkan bukanlah tidak adanya identitas [sekarang], tetapi identitas inilah yang ada. Jadi, tanggung jawab ada di pundak manajer," serunya.


Xabi Alonso Jadi Jawaban yang Tepat Untuk Liverpool?

Pelatih Real Madrid, Xabi Alonso, memberikan instruksi saat timnya berhadapan dengan Real Sociedad pada pekan 4 Liga Spanyol 2025/2026, Sabtu (13/9/2025) malam WIB. (ANDER GILLENEA / AFP)

Nama Xabi Alonso mulai mencuat sebagai kandidat kuat pengganti Arne Slot. Mantan gelandang Liverpool itu dianggap memiliki profil yang sesuai untuk mengembalikan identitas permainan tim.

Alonso dikenal dengan pendekatan taktis yang disiplin serta menekankan intensitas permainan. Gaya ini dinilai cocok dengan karakter Liverpool yang sebelumnya dibangun Klopp selama bertahun-tahun.

Meski sempat mengalami masa sulit di Real Madrid, reputasi Alonso tetap terjaga berkat kesuksesannya bersama Bayer Leverkusen. Ia bahkan menjadi satu-satunya pelatih yang mampu mematahkan dominasi Bayern Munchen dalam 14 musim Bundesliga.

Situasi kontrak Slot yang hanya tersisa satu tahun semakin memperkuat spekulasi pergantian pelatih. Dengan tekanan yang terus meningkat, keputusan besar di Anfield mungkin hanya tinggal menunggu waktu.

(Sky Sports)


Klasemen Liga Inggris

Rekomendasi

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya