Deretan Hoaks Terkait Utang Negara, Simak Daftarnya

Deretan hoaks seputar utang negara, simak faktanya dalam artikel ini!

oleh Adyaksa VidiDiterbitkan 04 Mei 2026, 19:00 WIB
Deretan hoaks seputar utang negara, simak faktanya dalam artikel ini!

Liputan6.com, Jakarta - Hoaks terkait utang negara banyak beredar di masyarakat. Hoaks ini menyebar melalui media sosial maupun aplikasi percakapan.

Lalu apa saja hoaks tersebut? Berikut beberapa di antaranya:

1. Cek Fakta: Hoaks Artikel Jokowi Sebut Rakyat Akan Patungan 3 Tahun Untuk Bayar Utang Kereta Cepat

Beredar di media sosial postingan artikel Jokowi menyebut rakyat akan patungan selama tiga tahun untuk membayar utang kereta cepat jika Menkeu tak mau membayar. Postingan itu beredar sejak awal pekan ini.

Salah satu akun ada yang mengunggahnya di Facebook. Akun itu mempostingnya pada 27 Oktober 2025.

Dalam postingannya terdapat cuplikan layar artikel dari Gelora News berjudul:

"Jokowi Muda Saja Jika Menkeu Tidak Mau Bayar Utang Kereta Cepat Atau Whoosh Rakyatkan Ada Patungan Membayar Utang Whoosh Tiga Tahun Lunas"

Akun itu menambahkan narasi:

"Apakah kita siap PATUNGAN untuk bayar hutang whooos? Kalau gw cuma mo bilang..”KEPALA LU PEANG”,,!"

Lalu benarkah postingan artikel Jokowi menyebut rakyat akan patungan selama tiga tahun untuk membayar utang kereta cepat jika Menkeu tak mau membayar? Simak dalam artikel berikut ini...

2. Cek Fakta: Tidak Benar Video Proses Penandatanganan Bukti Pelunasan Utang Indonesia ke China

Beredar di media sosial postingan video proses penandatanganan bukti pelunasan utang Indonesia ke China. Postingan itu beredar sejak dua pekan lalu.

Salah satu akun ada yang mengunggahnya di Facebook. Akun itu mempostingnya pada 5 April 2024.

Dalam postingannya terdapat video Menlu RI Retno Marsudi dengan utusan dari China. Di belakangnya juga terdapat Presiden RI Joko Widodo dan Presiden China Xi Jinping.

Video itu disertai narasi "Proses Penandatanganan Bukti Pelunasan Hutang Indonesia ke China"

Lalu benarkah postingan video proses penandatanganan bukti pelunasan utang Indonesia ke China? Simak dalam artikel berikut ini...

3. Cek Fakta: Tidak Benar Pemerintah Menggalang Dana untuk Bantu APBN Lunasi Utang

Tim Cek Fakta Liputan6.com menemukan postingan yang mengklaim Pemerintah menggalang dana untuk membantu APBN melunasi utang negara. Postingan itu beredar sejak pekan lalu.

Salah satu akun ada yang mengunggahnya di Facebook. Akun itu mempostingnya pada 30 April 2026.

Dalam postingannya terdapat tangkapan layar foto Presiden Prabowo berlatar belakang salah satu website penggalangan dana dengan narasi:

"Patungan APBN untuk Bantu Negara Lunasi Hutang

Donasi tersedia: Rp 137.420.000.000.

Donasi terkumpul:

Rp 137.420.000.000 dari target Rp 800.000.000.000.000"

Akun itu menambahkan narasi:

"Menteri Keuangan ngomong klo "Uang Kita Masih Banyak"

Jadi sebenarmya Patungan ini utk APBN atau untuk MBG?

Krn bisa saja digunakan utk MBG dan Koperasi Desa yg konon kabarnya dijadikan alat nyerap suara persiapan Pilpres 2029!"

Lalu benarkah postingan yang mengklaim Pemerintah menggalang dana untuk membantu APBN melunasi utang negara? Simak dalam artikel berikut ini...

Tentang Cek Fakta Liputan6.com

Melawan hoaks sama saja melawan pembodohan. Itu yang mendasari kami membuat Kanal Cek Fakta Liputan6.com pada 2018 dan hingga kini aktif memberikan literasi media pada masyarakat luas.

Sejak 2 Juli 2018, Cek Fakta Liputan6.com bergabung dalam International Fact Checking Network (IFCN) dan menjadi partner Facebook. Kami juga bagian dari inisiatif cekfakta.com. Kerja sama dengan pihak manapun, tak akan mempengaruhi independensi kami.

Jika Anda memiliki informasi seputar hoaks yang ingin kami telusuri dan verifikasi, silahkan menyampaikan di email cekfakta.liputan6@kly.id.

Ingin lebih cepat mendapat jawaban? Hubungi Chatbot WhatsApp Liputan6 Cek Fakta di 0811-9787-670.

Rekomendasi

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya