Pegadaian Dukung Kartini Race 2026, Dorong Pemberdayaan Perempuan di Dunia Motorsport

Pegadaian dorong pemberdayaan perempuan lewat Kartini Race 2026, membuka ruang baru bagi perempuan di dunia motorsport Indonesia.

oleh Gilar RamdhaniDiterbitkan 04 Mei 2026, 10:26 WIB
Pemimpin Wilayah PT Pegadaian Kanwil VII Denpasar, Edy Purwanto di ajang Mandalika Kartini Race 2026.

Liputan6.com, Lombok - Semangat emansipasi perempuan menggema di lintasan balap lewat gelaran Mandalika Kartini Race 2026 yang berlangsung pada 1–3 Mei 2026 di Pertamina Mandalika International Circuit. Ajang balap khusus perempuan ini tak sekadar menghadirkan kompetisi, tetapi juga menjadi simbol perubahan peran perempuan di industri otomotif yang selama ini identik dengan dominasi laki-laki.

Digelar sebagai bagian dari Festival of Speed 2026 yang turut menghadirkan ajang internasional GT World Challenge Asia, Mandalika Kartini Race 2026 menjadi tonggak penting bagi perkembangan motorsport nasional. Kehadirannya sekaligus menegaskan komitmen terhadap inklusivitas gender di dunia balap.

Terinspirasi dari semangat perjuangan Raden Ajeng Kartini, ajang ini menjadi momentum peringatan Hari Kartini sekaligus refleksi nilai kesetaraan yang juga digaungkan secara global melalui International Women’s Day. Ajang ini membuka ruang bagi perempuan Indonesia untuk tampil, berkembang, dan unjuk kemampuan di panggung motorsport.

Pegadaian Dorong Perempuan Tampil dan Berprestasi di Sektor Otomotif

Dukungan terhadap Mandalika Kartini Race 2026 juga datang dari PT Pegadaian sebagai bagian dari komitmen perusahaan dalam mendorong pemberdayaan perempuan di berbagai sektor, termasuk otomotif.

Pemimpin Wilayah PT Pegadaian Kanwil VII Denpasar, Edy Purwanto di ajang Mandalika Kartini Race 2026.

Pemimpin Wilayah PT Pegadaian Kanwil VII Denpasar, Edy Purwanto, menyampaikan bahwa partisipasi Pegadaian mencerminkan semangat emansipasi modern yang relevan dengan perkembangan zaman.

“Pegadaian mendungkung semangat emansipasi wanita melalui Mandalika Kartini Race 2026. Kegiatan in menjadi simbol nyata emansipasi perempuan di dunia otomotif. Tidak hanya menghadirkan kompetisi yang kompetitif, tetapi juga membuktikan performa, keberanian, dan keandalan perempuan Indonesia dalam menghadapi tantangan di lintasan,” ujar Edy.

Senada dengan hal tersebut, Direktur Pemasaran, Penjualan dan Pengembangan Produk PT Pegadaian, Selfie Dewiyanti, menegaskan bahwa dukungan perusahaan tidak berhenti pada sponsorship, tetapi juga berfokus pada penguatan peran perempuan dalam industri.

“Kami melihat potensi besar perempuan untuk berkembang di berbagai sektor, termasuk otomotif. Melalui partisipasi dalam Mandalika Kartini Race 2026, kami ingin mendorong kepercayaan diri serta membuka lebih banyak peluang bagi perempuan untuk berprestasi di bidang yang selama ini belum banyak terwakili,” ungkap Selfie.

Lebih lanjut, ia menambahkan bahwa kolaborasi ini sejalan dengan strategi perusahaan dalam menghadirkan produk dan layanan yang relevan dengan kebutuhan perempuan modern.

“Kami berharap ajang ini tidak hanya menjadi kompetisi, tetapi juga menjadi inspirasi bagi perempuan Indonesia untuk terus maju, berani mencoba hal baru, serta berkontribusi aktif dalam pembangunan ekonomi nasional,” tambah Selfie.

Jalan Baru Regenerasi Pembalap Perempuan

Pemimpin Wilayah PT Pegadaian Kanwil VII Denpasar, Edy Purwanto di ajang Mandalika Kartini Race 2026.

Mandalika Kartini Race 2026 juga menjadi bagian dari penguatan ekosistem motorsport yang inklusif melalui program Women in Motorsport yang diinisiasi oleh Ikatan Motor Indonesia. Program ini dijalankan melalui Komisi Women in Motorsport (WIM) yang dipimpin oleh Alexandra Asmasoebrata untuk periode 2025–2030, dengan fokus pada regenerasi pembalap perempuan, pemberian apresiasi, serta edukasi melalui inisiatif seperti Girls on Track.Direktur Utama Mandalika Grand Prix Association, Priandhi Satria, menegaskan bahwa ajang ini merupakan wujud komitmen dalam mendorong kesetaraan dan membuka peluang lebih luas bagi perempuan di dunia balap.

“Kami melihat potensi besar dari para pembalap perempuan Indonesia, baik yang telah berpengalaman maupun generasi muda. Melalui ajang ini, kami ingin menciptakan ruang kolaborasi, pembinaan, dan inspirasi agar semakin banyak talenta perempuan yang mampu bersaing, tidak hanya di tingkat nasional tetapi juga internasional,” ujarnya.

Mimpi Besar Srikandi Balap Indonesia

Selain itu, ajang ini juga menjadi sarana strategis dalam mempromosikan pariwisata Indonesia melalui eksposur global yang dihasilkan dari aktivitas motorsport di Mandalika.Sejumlah pembalap perempuan terbaik Indonesia turut ambil bagian dalam ajang ini, di antaranya Alexandra Asmasoebrata, Clio Tjonadi, Alinka Hardianti, Ine Rosdiana, Belove Athaya, Audya, Anjani Harjo, Vivit Fariana, serta Patricia Revalina Purnomo.

Dengan semangat inklusivitas dan pemberdayaan, Mandalika Kartini Race 2026 diharapkan menjadi katalis lahirnya generasi baru pembalap perempuan Indonesia yang mampu bersaing di panggung dunia, sekaligus memperkuat posisi Indonesia sebagai tuan rumah ajang motorsport berkelas internasional.

 

(*)

Rekomendasi

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya