Perempuan Bangsa di Garis Depan, Jaga Peran Vital Paru-Paru Pulau Jawa di Ranupani

Aksi ini menjadi bagian dari gerakan kepedulian lingkungan yang menekankan peran aktif perempuan dalam menjaga kelestarian alam,

oleh Tim RegionalDiterbitkan 02 Mei 2026, 12:08 WIB
DPP Perempuan Bangsa menjaga peran vital paru-paru bumi lewat aksi bersih-bersih kawasan wisata Ranupani serta kegiatan penanaman pohon di kawasan Ranu Regulo, Lumajang, Sabtu (2/5/2026) (Istimewa)

Liputan6.com, Jakarta - DPP Perempuan Bangsa menjaga peran vital paru-paru bumi lewat aksi bersih-bersih kawasan wisata Ranupani serta kegiatan penanaman pohon di kawasan Ranu Regulo, Lumajang, Sabtu (2/5/2026).

Aksi yang dipimpin langsung oleh Pembina DPP Perempuan Bangsa, Rustini Muhaimin ini, turut menggandeng Tera Volunteer bersama ratusan kader Perempuan Bangsa lainnya.

“Aksi ini menjadi bagian dari gerakan kepedulian lingkungan yang menekankan peran aktif perempuan dalam menjaga kelestarian alam,” kata Rustini, Sabtu (2/5/2026).

Rustini mengaku bersyukur atas terselenggaranya kegiatan di Ranupani, kawasan yang tidak hanya indah secara visual, tetapi juga memiliki peran vital sebagai salah satu paru-paru Pulau Jawa.

“Aksi hari ini adalah simbol kepedulian kita terhadap kelestarian alam, khususnya di kawasan wisata Ranupani dan Ranu Regulo. Ini merupakan langkah nyata untuk mengurangi dampak perubahan iklim sekaligus menjaga keseimbangan ekosistem di wilayah kaki Gunung Semeru,” jelas Rustini.

Rustini menegaskan, menjaga lingkungan bukan lagi sekadar pilihan, melainkan sebuah keharusan bersama. Khususnya Ranupani dan Regulo yang harus terus dijaga agar tetap hidup, hijau, dan memberi manfaat bagi generasi kini dan mendatang.

“Dan siapapun yang ke sini, tolong dijaga betul lingkungannya, jangan buang sembarang karena Ranupani dan Regulo ini bukan tempat sampah. Mari kita jaga bersama agar ekosistem di sini tetap menarik dan bisa dinikmati generasi penerus kita nanti,” ajak istri dari Ketua Umum PKB Muhaimin Iskandar ini.

Rustini juga mengingatkan, tantangan seperti perubahan iklim, kerusakan lingkungan, dan persoalan sampah tidak bisa lagi ditunda penanganannya. Ia berharap gerakan ini dapat terus berkembang dan menjadi budaya kolektif di masyarakat.

“Kita tidak bisa lagi menunggu. Ini adalah realitas yang harus dijawab dengan tindakan nyata. Saya mengajak masyarakat, wisatawan, dan generasi muda untuk ikut ambil bagian mulai dari hal sederhana seperti tidak membuang sampah sembarangan, menanam pohon, dan menjaga ekosistem sekitar,” tegas dia.

 

Bangkitkan Kesadaran Kolektif

Senada dengan itu, Kepala Balai Besar Taman Nasional Bromo Tengger Semeru (TNBTS), Rudijanta Tjahja Nugraha, menilai aksi Perempuan Bangsa bukan sekadar kegiatan bersih-bersih, melainkan upaya membangkitkan kesadaran kolektif terhadap pentingnya menjaga kebersihan dan kelestarian lingkungan, khususnya di kawasan Ranupani dan sekitarnya.

Dia berharap, kegiatan itu menjadi pemantik gerakan berkelanjutan dalam menjaga kawasan wisata alam sekaligus memperkuat kolaborasi antara masyarakat, pemerintah, dan berbagai elemen bangsa dalam merawat lingkungan.

“Kami berterima kasih atas seluruh dukungan terhadap kegiatan ini. Ranupani adalah desa yang indah, berada di lereng Semeru, subur, dan menjadi salah satu penopang kehidupan masyarakat sekitar, termasuk sebagai penyedia sumber pangan,” dia menandasi.

Rekomendasi

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya