Liputan6.com, Jakarta - Kekayaan Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump dilaporkan melonjak tajam sejak kembali ke Gedung Putih. Berdasarkan data yang dikutip dari Forbes, nilai kekayaannya naik dari sekitar USD 2,3 miliar menjadi USD 6,5 miliar.
Lonjakan ini menandai perubahan besar dalam struktur kekayaan Trump yang sebelumnya didominasi oleh properti, lapangan golf, lisensi bisnis, dan media.
Advertisement
Dikutip dari CoinMarketCap, Minggu (3/5/2026), analis ekonomi Steve Rattner menyebutkan bahwa aset kripto kini menjadi kontributor terbesar dalam kenaikan kekayaan Presiden Trump.
Mengacu pada data Forbes, sektor kripto menyumbang sekitar USD 3,02 miliar terhadap pertumbuhan kekayaan Trump dalam periode Agustus 2025 hingga Januari 2026.
Trump bersama keluarganya meluncurkan perusahaan kripto World Liberty Financial pada September 2024. Dari penjualan token yang diterbitkan perusahaan tersebut, Trump diperkirakan meraup sekitar USD 550 juta dalam setahun terakhir.
Perusahaan ini juga menjadi sorotan setelah menjual 49% sahamnya kepada Aryam Investment, perusahaan yang disebut terkait investor dari Uni Emirat Arab. Transaksi ini diperkirakan menambah sekitar USD 200 juta terhadap kekayaan Trump.
Selain itu, Trump juga memiliki berbagai aset kripto, termasuk token World Liberty Financial dan koin meme $TRUMP. Nilai gabungan aset tersebut diperkirakan mencapai sekitar USD 570 juta.
Kepemilikan Trump sebesar 38% di World Liberty Financial juga ditaksir bernilai sekitar USD 240 juta sebagai bisnis yang berjalan.
Disclaimer: Setiap keputusan investasi ada di tangan pembaca. Pelajari dan analisis sebelum membeli dan menjual Kripto. Liputan6.com tidak bertanggung jawab atas keuntungan dan kerugian yang timbul dari keputusan investasi.
Performa Koin TRUMP dan Aset Lain
Koin meme $TRUMP yang diluncurkan menjelang pelantikannya sempat menarik minat besar dari investor ritel. Data dari CoinMarketCap menunjukkan harga token ini sempat melonjak dari sekitar USD 7 pada Januari 2025 menjadi USD 45,47.
Namun, harga tersebut kemudian anjlok tajam, termasuk penurunan sekitar 46% setelah peluncuran token terkait MELANIA. Saat ini, harga koin tersebut berada di kisaran USD 2,38 atau turun sekitar 95% dari puncaknya.
Selain kripto, faktor lain yang turut mendorong kekayaan Trump adalah putusan pengadilan yang menghapus kewajiban denda sekitar USD 517 juta dalam kasus penipuan di New York.
Nilai aset properti Trump juga meningkat. Properti Mar-a-Lago diperkirakan bernilai USD 560 juta, sementara portofolio lapangan golfnya naik menjadi sekitar USD 550 juta.
Tantangan di Balik Lonjakan Kekayaan
Di balik lonjakan kekayaan tersebut, bisnis kripto Trump juga menuai perhatian dari berbagai pihak, termasuk politisi Partai Demokrat dan pengamat etika.
Isu yang mencuat antara lain terkait investasi asing, potensi konflik kepentingan, hingga kemungkinan akses politik bagi investor.
Selain itu, World Liberty Financial juga menghadapi gugatan hukum. Investor kripto Justin Sun menggugat perusahaan tersebut pada April 2026 terkait pembekuan token dan pencabutan hak suara.
Laporan lain juga menyebut adanya kerja sama perusahaan dengan pihak yang terkait individu yang dikenai sanksi oleh AS, sehingga memicu desakan untuk pengawasan lebih ketat.
Meski demikian, kekayaan Trump saat ini masih berada di bawah puncaknya yang sempat mencapai USD 7,3 miliar pada September. Penurunan harga kripto dan saham media miliknya menjadi faktor utama penurunan dari level tersebut.