Luka Modric Tolak Pensiun di Usia 40 Tahun: Cedera Tak Hentikan Rencana Perpanjangan Kontrak di AC Milan

Luka Modric menolak pensiun meski cedera patah tulang pipi dan siap perpanjang kontrak di AC Milan hingga musim 2026/2027.

oleh Asad ArifinDiterbitkan 01 Mei 2026, 18:36 WIB
Pemain AC Milan, Luka Modric, berjabat tangan dengan pelatih AC Milan, Massimiliano Allegri, usai ditarik keluar pada laga Liga Italia antara AC Milan vs Verona di Milan, Italia, Minggu, 28 Desember 2025. (AP Photo/Luca Bruno)

Liputan6.com, Jakarta - Luka Modric menunjukkan mentalitas kompetitifnya di usia yang sudah menginjak 40 tahun. Cedera serius yang dialaminya tak serta-merta menghentikan rencana untuk terus bermain di level tertinggi.

Gelandang veteran tersebut mengalami patah tulang pipi dalam laga imbang 0-0 melawan Juventus. Insiden itu sempat memunculkan spekulasi bahwa kariernya akan segera berakhir.

Namun, laporan dari Italia justru mengarah pada skenario berbeda. Modric disebut memilih melanjutkan kariernya bersama AC Milan dengan kontrak baru.

Keputusan ini menegaskan bahwa faktor usia bukan penghalang bagi pemain dengan kualitas dan determinasi tinggi. Modric masih melihat dirinya mampu bersaing di kompetisi elite Eropa.


Cedera Serius Tak Hentikan Ambisi Luka Modric

Pemain AC Milan Luka Modric mengalami cedera pada laga Serie A/Liga Italia antara AC Milan vs Juventus di Milan, Italia, Minggu, 26 April 2026. (Spada/LaPresse via AP)

Cedera patah tulang pipi yang dialami Modric terjadi dalam duel udara dengan Manuel Locatelli. Akibatnya, ia diperkirakan absen dalam empat laga terakhir musim 2025/2026.

Situasi ini sebenarnya membuka kemungkinan bagi Modric untuk mengakhiri karier. Terlebih, kontraknya bersama Milan hanya berdurasi satu musim sejak awal kedatangannya.

Namun, laporan La Gazzetta dello Sport menyebut Modric akan mengaktifkan klausul perpanjangan satu tahun. Ini berarti ia berpotensi bertahan hingga akhir musim 2026/2027.

Secara teknis, opsi perpanjangan berada di tangan klub. Meski begitu, Milan tidak akan mengambil langkah tersebut tanpa persetujuan langsung dari sang pemain.


Performa Konsisten Jadi Fondasi

Marcus Thuram dari Inter Milan melakukan tekel terhadap Luka Modric dalam laga Serie A melawan AC Milan di Milan, Italia, Minggu, 23 November 2025. (AP Photo/Antonio Calanni)

Keputusan untuk bertahan tidak lepas dari kontribusi besar Modric sepanjang musim ini. Ia tampil sebagai starter dalam 32 dari 34 laga Serie A bersama Milan.

Total 2.788 menit bermain menjadi bukti perannya yang sangat vital. Bahkan, angka ini melampaui catatan menit bermainnya dalam beberapa musim terakhir di Real Madrid.

Stabilitas permainan, visi, dan pengalaman membuat Modric tetap relevan di tengah persaingan yang semakin cepat. Ia mampu mengontrol tempo dan menjadi penghubung antar lini.

Selain itu, Modric tertarik melanjutkan kariernya di Liga Champions bersama Milan. Bermain di bawah arahan Massimiliano Allegri juga menjadi faktor yang memperkuat keputusannya.

Sumber: Football Italia

Rekomendasi

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya