Shelter Sehati, Rumah Singgah Gratis untuk Pasien Dhuafa di Banda Aceh

Shelter Sehati tidak pernah sepi. Selalu penuh oleh pasien-pasien rujukan dari berbagai wilayah nun jauh di pelosok, untuk berobat di rumah sakit besar Aceh.

oleh Yacob BillioctaDiterbitkan 30 April 2026, 23:24 WIB
Shelter Sehati Dompet Dhuafa Banda Aceh (Yacob Billiocta/Liputan6.com)

Liputan6.com, Jakarta - Berangkat dari semangat membantu meringankan beban kaum papa, tiga tahun silam lembaga Dompet Dhuafa mendirikan Shelter Sehati, rumah singgah pasien dhuafa yang beralamat di Lorong Blanggapu I, Gampong Lambhuk, Kecamatan Ulee Kareng, Kota Banda Aceh.

Shelter Sehati tidak pernah sepi. Selalu penuh oleh pasien-pasien rujukan dari berbagai wilayah nun jauh di pelosok, untuk berobat di rumah sakit besar Banda Aceh.

"Banyak pasien-pasien yang berobat dari luar daerah, di mana dia harus bolak-balik ke rumah sakit seminggu sekali. Kalau pulang ke daerahnya sendiri cost-nya banyak. Jadi kita inisiasi rumah singgah pasien-pasien masyarakat dhuafa," kata Manajer Program Dompet Dhuafa Aceh, Mulya kepada Liputan6.com, Banda Aceh, Selasa (28/4/2026).

Dompet Dhuafa tidak memungut tarif. Pasien-pasien bisa tinggal secara gratis. Bahkan tidak ada batasan waktu untuk tinggal. Selama pasien tersebut masih diharuskan untuk berobat, selama itu pula pintu Shelter Sehati terbuka menerima.

Tidak cuma gratis tinggal, urusan makanan untuk pasien beserta keluarga juga dijamin. Dompet Dhuafa menyediakan dapur, lengkap dengan peralatan memasak serta bahan pokok seperti beras, telur hingga minyak goreng.

"Jadi semuanya gratis dan masak sendiri. Semua kita siapkan, listrik kita siapkan, gas kita siapkan. Keluarga pasien yang masak sendiri, karena lidah tiap orang kan beda-beda," lanjutnya.

Suasana 'rumah sendiri' yang dibangun ini bukan tanpa tujuan. Diharapkan dapat membantu meringankan beban para pasien di sana.

Ada Fasilitas Antar Jemput Pasien

Fasilitas di dapur di Shelter Sehati Dompet Dhuafa Banda Aceh (Yacob Billiocta/Liputan6.com)

Mulya menuturkan, Shelter Sehati memiliki tiga kamar tidur dan satu musala. Namun dalam perjalanannya, ruangan salat dialihfungsikan sebagai kamar pasien lantaran keterbatasan tempat.

Selain memberikan tempat tinggal, Dompet Dhuafa juga menyediakan fasilitas antar jemput untuk pasien dari Shelter Sehati ke rumah sakit, selama masa pengobatan.

Aksi nyata nan mulia ini bukan tanpa hambatan. Mulya bercerita keterbatasan dana menjadi tantangan utama. Saat ini pengeluaran rutin adalah sewa rumah, kebutuhan makanan pokok hingga transportasi

"Cost per bulan sekitaran Rp 5 juta. Sudah listrik, gas, beras, minyak kemudian sewa rumah juga," pungkasnya.

Rekomendasi

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya