Liputan6.com, Jakarta - Operasional layanan perjalanan KRL Bekasi-Cikarang saat ini telah kembali normal sepenuhnya di seluruh lintasan. Termasuk layanan di Stasiun Bekasi Timur yang telah beroperasi kembali sejak Rabu (29/4/2026) pukul 14.00 WIB, usai sempat terhenti sementara imbas kecelakaan kereta yang terjadi pada Senin, 27 April 2026 lalu.
VP Corporate Secretary KAI Commuter Karina Amanda memastikan seluruh jadwal perjalanan di lintas Bekasi–Cikarang berjalan sesuai dengan Grafik Perjalanan Kereta Api (GAPEKA) yang berlaku. Sebanyak 281 perjalanan KRL Commuter Line Cikarang dioperasikan hari ini.
Advertisement
"Sebelumnya telah dilakukan uji coba dan evaluasi perjalanan di jalur Stasiun Bekasi Timur. Seluruh aspek keselamatan dinyatakan terpenuhi dan mendapat hasil clearance dari KNKT. Alhasil, lintas tersebut kembali bisa melayani perjalanan Commuter Line mulai Rabu siang, (29/4/2026) kemarin," jelasnya, Kamis (30/4/2026).
Dari data KAI Commuter, volume pengguna pada Senin (27/4) di lintas Cikarang tercatat 250.220 orang, Selasa (28/4) sebanyak 172.826 orang.
Lalu, tercatat pada pengoperasian kembali, Rabu (29/4/2026) mulai pukul 14.00 WIB hingga jadwal terakhir, volume pengguna di Stasiun Bekasi Timur mencapai 5.266 orang yang naik dan sebanyak 2.820 orang yang turun di stasiun ini.
Rekayasa Pola Operasi
KAI Commuter sebelumnya melakukan rekayasa pola operasi untuk perjalanan Commuter Line lintas Cikarang pada (28/4) dan (29/4) hingga pukul 13.59 WIB. Pemberangkatan awal dari Stasiun Bekasi dan secara keseluruhan perjalanan Commuter Line lintas Cikarang hanya sampai Stasiun Bekasi.
Pada pantauan pagi hari ini, Kamis (30/4), kondisi stasiun terpantau ramai lancar. Hingga pukul 15.00 WIB, tercatat total sebanyak 5.705 orang yang naik dan turun di stasiun Bekasi Timur, atau sebanyak 4.282 orang yang naik dan sebanyak 1.423 orang yang turun di Stasiun Bekasi Timur.
"Angka ini menunjukkan tren normalisasi mobilitas masyarakat di wilayah Bekasi Timur dan sekitarnya yang sangat mengandalkan moda transportasi Commuter Line," imbuh Karina.