Liputan6.com, Jakarta - Logitech G akhirnya memboyong keyboard gaming terbarunya, G512 X TMR Analog/Mechanical Gaming Keyboard, untuk pasar Indonesia yang menyasar gamer PC ingin memiliki kontrol lebih personal pada setup gaming mereka.
Beda dari keyboard gaming di pasaran saat ini, Logitech G512 X hadir dengan pendekatan modular. Gamer dapat menggabungkan switch analog dan mekanis dalam satu perangkat.
Advertisement
“Kami melihat setup gaming sebagai sesuatu yang tumbuh bersama pemiliknya,” ujar Ujesh Desai, Vice President dan General Manager Logitech G, dalam keterangannya, Jumat (1/5/2026).
Ia menambahkan, “lewat G512 X, kami menghadirkan harmoni antara craftsmanship premium dan performa tinggi.”
Tak hanya itu, pengguna juga bisa menyesuaikan tombol WASD dengan magnetic analag switches untuk kontrol gerakan yang lebih presisi.
SM Lahti, Global Product Marketing Manager Logitech G, mengatakan G512 X dirancang untuk gamer yang gemar memodifikasi perangkat dan pengalaman bermain mereka.
“G512 X merupakan wujud apresiasi kami untuk para gamer yang hobi melakukan modifikasi, baik pada gear maupun pada game mereka,” ujar Lahti.
Bagi pemain game kompetitif, terutama yang membutuhkan respons cepat dan kontrol gerakan lebih halus, kemampuan mengatur karakter tombol bisa membuat pengalaman bermain lebih sesuai dengan kebiasaan masing-masing.
Perusahaan menyebut G512 X ini sebagai keyboard pertama Logitech yang dilengkapi dengan teknologi Dual Swap. “Keyboard gaming ini memiliki 39 hybrid TMR switch bed, yang kompatible dengan switch analog populer serta switch mekanis 3-pin dan 5-pin,” jelas Logitech.
Fitur dan Harga Logitech G512 X
Logitech juga menyebutkan, setiap unit keyboard gaming barunya tersebut sudah dilengkapi 9 switch analog Gateron KS-20.
Salah satu pembaruan penting pada Logitech G512 X ada pada penggunaan sensor TMR atau Tunnel Magneto Resistance. Teknologi ini membuat tombol tidak hanya membaca input on dan off, tetapi juga mengenali kedalaman tekanan.
Dengan ini, gamer bisa mendapatkan kontrol lebih bertahap. Contohnya, saat main game balap atau simulasi, tekanan tombol bisa digunakan untuk mengatur akselerasi atau gerakan secara lebih halus.
Tak hanya itu, Logitech juga mengklaim G512 X ini sudah mendukung performa True 8K dan memiliki kecepatan end-to-end 0,125ms, mencakup 8K polling rate, 8K reporting rate, dan 8K processing.
Logitech G512 X juga membawa fitur Multipoint Action melalui aplikasi G HUB. Lewat fitur ini, pengguna dapat mengatur dua fungsi berbeda pada satu tombol berdasarkan kedalaman tekanan.
Fitur ini membuat satu tombol bisa bekerja lebih fleksibel. Untuk gamer yang terbiasa mengatur macro atau kombinasi tombol, kemampuan tersebut dapat membantu menyederhanakan input di game tertentu.
Harga Logitech G512 X di Indonesia
Logitech G512 X tersedia dalam dua pilihan layout, yaitu 75 dan 98. Keyboard ini juga hadir dalam warna hitam dan putih.
Untuk pasar Indonesia, perusahaan memasang harga Logitech G512 X mulai dari Rp 3.069.000. Sementara itu, Logitech G512 X 98 dijual Rp 3.369.000. Logitech juga menjual G512 X Palm Rest 75/98 secara terpisah dengan harga Rp 659.000.
Harga Logitech G Pro X2 Superstrike
Logitech G Pro X2 Superstrike membuat banyak gamer dan pengguna di dunia mouse gaming terkejut. Kok bisa? Berbeda dari tetikus gaming pada umumnya, mouse baru Logitech ini tidak lagi menghasilkan bunyi klik saat tombolnya ditekan.
Hal ini mampu diraih Logitech dengan cara mengganti tombol klik tersebut dengan getar haptic berbasis sistem Haptic Inductive Trigger System atau HITS.
Sistem ini membaca seberapa dalam tombol ditekan tanpa menghasilkan suara klik. Sensasi klik digantikan oleh getaran dari motor haptic di dalam bodi mouse.
Rencananya, perusahaan berbasis di Swiss tersebut akan mulai menjual mouse gaming flagship-nya ini di Indonesia mulai 20 Februari 2026 dengan harga Rp 3.278.200.
Logitech mengatakan, mouse baru miliknya ini hanya tersedia dalam satu varian warna, yakni putih dengan tombol hitam.
Desain Logitech G Pro X2 Superstrike
Dari sisi desain, mouse ini tampil minimalis dan ringat dengan bobot hanya 61 gram. Meski begitu, perusahaan membekalinya dengan sensor Hero 2 yang sudah mendukung sensitivitas hingga 44.000 DPI.
Tak hanya itu, polling rate nirkabelnya juga tembus 8.000Hz melalui Logitech Lightspeed USB Dongle yang sudah tersedia di dalam paket penjualan, menempatkan spesifikasi Logitech G Pro X2 ini di deretan mouse esports kelas atas.
Seperti perangkat Logitech lainnya, pengguna bisa mengatur tingkat “rasa” klik serta menyesuaikan titik aktuasi dan reset sesuai gaya bermain masing-masing.
Logitech mengklaim, pendekatan ini mampu memangkas latensi klik hingga 30 milidetik, selisih waktu yang sangat krusial ketika sedang berada dalam pertandingan.
Dari sisi performa, mouse ini mendukung akselerasi maksimum 88G dan kecepatan hingga 888 IPS. Baterai tanamnya diklaim mampu bertahan hingga 90 jam penggunaan.
Logitech G Pro X2 Superstrike kompatibel dengan Windows dan macOS. Perangkat ini juga mendukung Logitech Powerplay untuk pengisian daya nirkabel saat digunakan.